Puskeswan Jamin Kesehatan Hewan Ternak Meugang Lhokseumawe
- 18 Mar 2026 07:22 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Kepala Puskeswan Blang Mangat, Drh. Zulkarnain, memastikan pengawasan kesehatan hewan ternak dilakukan secara intensif menjelang hari meugang. Dalam siaran radio RRI Lhokseumawe program acara Bincang Pagi pada edisi Selasa 17 Maret 2026, ditegaskan bahwa pengawasan mencakup ancaman penyakit mulut dan kuku. Petugas di lapangan terus bersiaga untuk memeriksa kondisi fisik ternak di berbagai kandang milik peternak lokal secara rutin.
Masyarakat diimbau untuk lebih teliti saat membeli daging sapi dengan memperhatikan ciri-ciri fisik yang sehat secara visual. Daging yang berkualitas baik biasanya memiliki warna merah segar, tekstur yang padat, dan tidak mengeluarkan aroma menyengat. Pemilihan daging yang digantung sangat disarankan untuk menghindari praktik daging gelonggongan yang merugikan konsumen secara kualitas dan juga ketahanan simpan.

Puskeswan juga mengeluarkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan sebagai jaminan resmi bahwa ternak tersebut layak untuk dikonsumsi masyarakat. Pengawasan ini tidak hanya dilakukan sesaat sebelum penyembelihan, tetapi sudah menjadi program berkelanjutan untuk menjaga stabilitas kesehatan masyarakat. Hal ini penting untuk mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia di lingkungan Kota Lhokseumawe secara menyeluruh.
Terkait populasi, diperkirakan tersedia sekitar enam ratus ekor sapi yang siap dipotong di empat kecamatan wilayah Lhokseumawe. Meskipun terjadi sedikit penurunan populasi akibat terbatasnya lahan pakan, ketersediaan stok dianggap masih mampu memenuhi kebutuhan warga. Koordinasi antara peternak dan petugas kesehatan hewan terus diperkuat guna memastikan seluruh proses pemotongan berjalan sesuai dengan standar operasional.

Zulkarnain juga mengingatkan agar para pedagang tidak menyembelih ternak betina produktif guna menjaga keberlangsungan populasi di masa depan. Fokus utama saat ini adalah menyediakan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal bagi seluruh masyarakat Aceh. Dengan pengawasan ketat, diharapkan ritual meugang tahun ini dapat berjalan lancar tanpa adanya kekhawatiran terkait isu kesehatan hewan ternak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....