Pemko Siapkan Pembaruan Data Terdampak Banjir
- 20 Feb 2026 18:15 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga korban banjir di Lhokseumawe telah dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Huntara ini diperuntukkan bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
Hal tersebut disampaikan Asisten I Pemerintah Kota Lhokseumawe, Maxalmina, dalam program Hallo RRI saat menjawab pertanyaan masyarakat terkait bantuan tempat tinggal bagi korban banjir. Ia menjelaskan bahwa pembangunan huntara sudah dilakukan di sejumlah titik terdampak.
" Pemerintah Kota Lhokseumawe hanya berperan dalam penyediaan dan verifikasi data korban banjir. Sementara itu, pembangunan fisik huntara sepenuhnya menjadi tanggung jawab BNPB sesuai mekanisme yang telah ditetapkan" ujar Maxalmina 20 Februari 2026.
Di Kecamatan Muara Satu, tepatnya di Desa Blang Naleng Mameh, sebanyak 55 unit Hutara di bangun. Warga yang sebelumnya kesulitan tempat tinggal sementara mulai mendapatkan kepastian hunian.
Sementara itu, di Kecamatan Blang Mangat, Desa Jambo Timu, sebanyak 10 kepala keluarga juga menerima bantuan pembangunan huntara. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kelayakan dan kenyamanan penghuni.
Maxalmina menambahkan, Pemerintah Kota Lhokseumawe akan melakukan pembaruan data korban banjir, baik kategori rusak berat, sedang, maupun ringan. Pendataan ulang ini bertujuan memastikan seluruh masyarakat terdampak terakomodir dalam program bantuan.
Dengan adanya pembangunan huntara ini, diharapkan para korban banjir di Kota Lhokseumawe dapat memiliki tempat tinggal sementara yang layak sambil menunggu proses penanganan lanjutan terhadap rumah permanen mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....