Disperindagkop Lhokseumawe Gelar Pasar Murah di Tiga Titik
- 12 Feb 2026 09:39 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Lhokseumawe akan menggelar pasar murah di tiga lokasi berbeda pada pertengahan Februari 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari di Islamic Center, 15 Februari di Terminal Meunasah Mee, dan 16 Februari di Terminal Lama Mon Geudong.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Lhokseumawe, Nelvia Surimeina, SE, saat dialog bersama RRI menjelaskan bahwa operasi pasar tersebut merupakan program Pemerintah Aceh yang dilaksanakan secara serentak di 23 kabupaten/kota di seluruh Aceh.
"kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang bulan suci Ramadan" ujar nya Kamis 12 Februari 2026.
Pemerintah berharap kehadiran pasar murah ini dapat menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban warga.
Dalam program tersebut, Pemerintah Aceh mengalokasikan subsidi untuk empat komoditas utama, yakni beras premium, gula pasir, minyak goreng kemasan, dan telur ayam. Beras premium mendapat subsidi sebesar Rp5.000 per kilogram dengan total kuota mencapai 414 ton untuk seluruh Aceh.
Selain itu, gula pasir dan minyak goreng masing-masing memperoleh subsidi Rp6.000 per kilogram dengan kuota 69 ton per komoditas. Sementara itu, telur ayam disubsidi Rp15.000 per papan dengan total 34.500 papan yang disiapkan bagi masyarakat.
Setiap kabupaten/kota mendapatkan alokasi yang sama, yakni 18 ton beras premium, tiga ton gula pasir, tiga ton minyak goreng, serta 1.500 papan telur ayam. Untuk Lhokseumawe, komoditas tersebut akan didistribusikan di tiga titik pelaksanaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Distribusi logistik dilakukan secara bertahap dan diawasi secara ketat agar tepat sasaran dan tepat waktu di 69 titik lokasi pelaksanaan di seluruh Aceh. Masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya guna memenuhi kebutuhan pokok dengan harga subsidi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....