Menag Dorong Aceh Angkat Kembali Jejak Peradaban Islam Dunia
- 11 Jun 2026 18:50 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mendorong pemerintah daerah di Aceh untuk mengembangkan dan menghidupkan kembali situs-situs sejarah Islam yang tersebar di berbagai wilayah. Menurutnya, Aceh memiliki warisan peradaban Islam yang sangat besar dan berpotensi menjadi pusat wisata sejarah serta pendidikan Islam bertaraf internasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Menag saat menerima audiensi Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, di Jakarta, Kamis 11 Juni 2026. Nasaruddin menilai kekayaan sejarah Islam Aceh, termasuk peninggalan Kesultanan Samudra Pasai, perlu mendapat perhatian serius agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang.
“Potensi sejarah dan peradaban Islam di Aceh sangat besar. Jika ada rencana pengembangan situs-situs sejarah, dapat diusulkan kepada kementerian terkait agar memperoleh dukungan pembiayaan melalui APBN,” ujarnya.
Selain pengembangan situs sejarah, Menag juga menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pendidikan keagamaan di Aceh. Saat ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah melalui Kementerian Agama dan dukungan pembangunan infrastruktur pendidikan dari kementerian terkait.
Dorongan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi Aceh untuk memperkuat identitasnya sebagai salah satu pusat peradaban Islam tertua di Nusantara sekaligus mengembangkan potensi sejarah sebagai sumber edukasi, budaya, dan ekonomi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....