Angin Kencang Rusak 8 Huntara di Langkahan, 8 KK Terdampak
- 05 Jun 2026 16:47 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Cuaca ekstrem yang disertai angin kencang menerjang Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada delapan unit rumah hunian sementara (huntara) di Gampong Rumoh Rayeuk dan Gampong Buket Linteung.
Berdasarkan data yang dihimpun, enam unit huntara mengalami rusak berat (RB), sementara dua unit lainnya mengalami rusak sedang (RS). Kuatnya terpaan angin mengakibatkan kerusakan pada bagian atap serta sejumlah struktur bangunan huntara yang ditempati warga.
Sebanyak delapan kepala keluarga (KK) terdampak dalam kejadian ini, terdiri atas tiga KK di Gampong Rumoh Rayeuk dan lima KK di Gampong Buket Linteung. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh warga terdampak terpaksa mengungsi sementara ke huntara milik tetangga yang dinilai lebih aman.
Menanggapi kejadian itu, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan kerusakan sekaligus membantu proses pembersihan material bangunan yang berserakan akibat terjangan angin.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Bahron Bakti, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, cuaca ekstrem yang memicu angin kencang kembali menyebabkan kerusakan pada sejumlah huntara yang dihuni masyarakat di wilayah Kecamatan Langkahan.
"Angin kencang kembali merusak beberapa huntara yang ditempati warga di Gampong Rumoh Rayeuk dan Gampong Buket Linteung," ujar Bahron Bakti.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), kondisi di lokasi saat ini telah berangsur kondusif. Warga bersama petugas telah mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman serta melakukan pembersihan puing-puing bangunan yang rusak.
Sementara itu, pendataan lanjutan terkait tingkat kerusakan dan kebutuhan warga terdampak masih terus dilakukan oleh instansi terkait. BPBA juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada musim hujan yang kerap disertai angin kencang dan hujan lebat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....