Bekali Pemahaman Ibadah, KSPS MAN 2 Bireuen Gelar Pelatihan Manasik Haji

  • 21 Mei 2026 10:18 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Bireuen - Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bireuen antusias mengikuti kegiatan pelatihan manasik haji yang diselenggarakan oleh Kader Siswa Penegak Syariah (KSPS) pada Kamis 21 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta pengalaman praktis ibadah haji sejak dini kepada para pelajar. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 2 Bireuen, Dedek Kelana, S.E. Dalam arahannya, ia meminta seluruh siswa-siswi untuk memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya.

"Saya berharap semua siswa-siswi serius mengikuti kegiatan ini agar benar-benar paham seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah haji. Jika ada hal yang tidak dipahami, silakan langsung tanyakan kepada bapak dan ibu guru pemateri," tegas Dedek Kelana.

Dalam keterangannya kepada RRI, Pembina KSPS MAN 2 Bireuen, Saifullah Isfa, S.Pd., menyebutkan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan dengan matang untuk menyimulasikan ibadah haji secara komprehensif.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia, Aldi Azizi, menyatakan bahwa pelatihan manasik haji ini merupakan salah satu program kerja unggulan KSPS. "Kami berharap kegiatan ini menjadi bekal persiapan diri. Dengan ilmu dan praktik langsung, ibadah haji ke depannya diharapkan menjadi lebih mudah, tertib, dan khusyuk," ungkap Aldi.

Simulasi Layaknya di Tanah Suci

Untuk memberikan gambaran yang nyata, kegiatan ini dibagi ke dalam sesi teori dan praktik. Pembina Departemen Musala, Drs. Azhari, menjelaskan bahwa manasik ini memberikan pemahaman lengkap mengenai rukun, wajib, dan sunah haji.

"Praktik langsung ini merupakan simulasi manasik haji seperti di Tanah Suci. Selain teori, kita juga mengajarkan tata cara memakai pakaian ihram yang benar beserta doa-doanya," jelas Azhari.

Sementara itu, Pembina Departemen Bakat dan Minat, Zainura, S.Ag., merincikan rute simulasi manasik yang didesain menggunakan berbagai area di sekitar madrasah dan wilayah Bireuen. Simulasi dimulai dari MAN Bireuen dengan mengerjakan praktik Umrah/Haji Tamattu'. Setelah istirahat makan, rangkaian ibadah haji dilanjutkan dengan rute berikut:

  • Hotel Makkah (Aula MAN 2 Bireuen): Titik kumpul awal di mana peserta diimbau untuk bersuci, berwudu, membaca talbiyah, dan melafalkan niat haji.
  • Padang Arafah (Lapangan Paya Kareung): Peserta melakukan wukuf, melaksanakan salat jamak dan qasar, serta mendengarkan khutbah wukuf.
  • Muzdalifah (Lapangan Cot Gapu): Simulasi mengambil batu kerikil dan melaksanakan mabit (bermalam).
  • Mina (Halaman Kantor TU MAN 2 Bireuen): Peserta melakukan prosesi lempar jumrah, yakni Jumrah Aqabah, Ula, dan Wushta.
  • Tawaf Ifadah (Lapangan Basket MAN 2 Bireuen): Peserta mengelilingi replika Kakbah sebanyak tujuh kali putaran.
  • Miqat dan Penutup: Rute dilanjutkan menuju Masjid Cot Gapu sebagai miqat, berlanjut ke Paya Kareung, sebelum akhirnya seluruh peserta kembali lagi ke titik akhir di madrasah.

Melalui pendekatan praktik langsung yang detail ini, MAN 2 Bireuen berharap para siswanya tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman pemahaman spiritual dan keagamaan yang kuat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....