Persiapan Sebelum Berangkat Haji: Lakukan dan Hindari Ini

  • 10 Mei 2025 08:19 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Menjalankan ibadah haji adalah impian banyak umat Muslim. Namun sebelum melangkah ke Tanah Suci, ada berbagai hal yang perlu dipersiapkan, baik secara spiritual, mental, maupun fisik. Persiapan ini bukan hanya untuk memastikan ibadah berjalan lancar, tapi juga agar setiap langkah dalam perjalanan suci tersebut bernilai ibadah. Maka, penting bagi setiap calon jemaah untuk tahu apa yang sebaiknya dilakukan dan apa yang sebaiknya dihindari sebelum berangkat.

Hal pertama yang dianjurkan adalah memperdalam ilmu manasik haji. Jangan sampai berangkat tanpa memahami rukun dan wajib haji, karena ini adalah kunci sahnya ibadah. Selain itu, menjaga niat ikhlas hanya karena Allah sangat penting. Bersedekah, meminta maaf kepada orang-orang terdekat, serta menyelesaikan utang piutang juga dianjurkan, agar hati lebih tenang selama menjalankan ibadah. Melatih kesabaran sejak jauh hari juga bisa membantu karena ibadah haji memerlukan stamina spiritual yang kuat.

Sementara itu, ada pula hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan menjelang keberangkatan haji. Salah satunya adalah sibuk mengurus oleh-oleh atau kegiatan konsumtif lainnya yang mengalihkan fokus dari niat ibadah. Mengunggah keberangkatan ke media sosial secara berlebihan juga tidak dianjurkan karena bisa mengundang riya, meski secara tidak sadar. Selain itu, hindari perdebatan atau konflik yang justru membuat hati gelisah dan menjauhkan dari semangat ibadah.

Tidak kalah penting adalah menjaga kesehatan menjelang keberangkatan. Jangan terlalu memaksakan diri dalam aktivitas berat atau stres berlebihan. Konsultasi dengan dokter dan menjaga pola makan bisa membantu tubuh tetap fit saat menjalankan ibadah yang sangat menguras energi. Ingat, ibadah haji memerlukan kekuatan fisik yang prima karena banyak kegiatan yang melibatkan berjalan kaki dan berpindah tempat.

Dengan memahami apa yang sebaiknya dilakukan dan apa yang harus dihindari, calon jemaah dapat lebih siap menyambut panggilan Allah. Persiapan lahir dan batin akan membawa ketenangan serta kekhusyukan dalam menjalankan rukun Islam yang kelima ini. Semoga setiap langkah menuju Baitullah menjadi amal saleh yang diterima dan mengantarkan pada predikat haji yang mabrur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....