Bimtek PPIH Kloter Terintegrasi Embarkasi Haji Aceh, Berakhir

  • 19 Mar 2025 16:40 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN,Lhokseumawe : Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Dr H Dahnil Anzar Simanjuntak SE ME resmi menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kelompok Terbang (Kloter) Terintegrasi Embarkasi Haji Aceh (BTJ) 1446H/2025M, di Aula Jeddah UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh, Rabu, (19/3/2025).

Semalam tim BP Haji, didampingi Kakanwil Kemenag Aceh Drs H Azhari MSi, Kabag Tata Usaha Ahmad Yani SPdI dan jajaran juga silturrahmi dengan Wali Nanggroe.

Dalam arahan penutupan, setelah pelepasan badge peserta, Dahnil antara lain mengajak para petugas haji tetap ikhlas dan utamakan tugas layanan bagi Tamu Allah. Sebab melayani jemaah pun bernilai ibadah.

"Petugas jangan nebeng atau bonceng untuk naik haji. Petugas bukan jemaah yang nebeng. Jika bertugas dengan baik, pahala haji pun dapat," ingatnya, dalam acara setelah tim meninjau beberapa ruang kamar asrama haji.

"Jadi luruskan niat supaya petugas dan pembimbing haji mendapat pahala. Pahala dapat, haji pun insyaAllah dapat," imbuhnya.

Katanya, petugas dibiayai oleh negara maka jalankan amanah mulia ini. "Penuhilah amanah, apalagi jika kuota petugas haji bisa berkurang 50 persen. Artinya tugas petugas pembimbing lebih berat tahun 2025 ini, dari pada petugas sebelumnya. Biasanya satu petugas 300-an, kini kian banyak lagi," bandingnya.

Di sisi lain, jelasnya, Arab Saudi pun kini terus dorong kapasitas untuk menampung jemaah haji. Jika kini hanya menampung dua juta jemaah, bisa saja nanti akan menampung tiga hingga lima juta, pada 2030 sebagaimana misi Arab Saudi.

Pemerintah Arab juga terus mendorong jemaah haji kian mandiri. Akhirnya kuota petugas pun kian berkurang.

"Namun dengan peningkatan kapasitas jemaah, ini juga satu cara mengurangi antrian. Kapasitas meningkat, mengurangi panjangnya antrian haji Indonesia. Tinggal nanti masalah pelayanan yang harus didorong lagi," ungkapnya.

Di sisi lain, sebut Dahnil, BP Haji sejak 2026 akan diberikan kewenangan mengurus semua layanan otoritas haji.

"Namun pelaksanaan haji 2025 masih di bawah Kemenag. Kini BP Haji masih tahap mengawasi, dan membantu serta mendorong, melakukan dukungan," katanya.

Akhirnya, dalam sambutan setelah serahkan piagam bagi para peserta terbaik, Dahnil sampaikan, "Kini kita lagi menanti revisi undang-undang tentang haji, dan nanti sejak 2026 penyelenggaraan haji akan ditangani penuh oleh BP Haji Indonesia."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....