Owner Roti IB Rugi Jutaan Rupiah, Diduga Ulah OTK yang Mengaku Sales
- 07 Agt 2026 11:58 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Owner Roti IB, Maimun, mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat ulah orang tak dikenal (OTK) yang diduga mengaku sebagai sales dan mengambil uang setoran dari sejumlah toko serta grosir di wilayah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.
Menurut Maimun, pelaku mendatangi toko-toko yang selama ini menjadi pelanggan Roti IB dengan mengaku sebagai sales resmi perusahaan. Modus tersebut membuat sejumlah pemilik toko menyerahkan uang pembayaran kepada pelaku tanpa menaruh rasa curiga.
"Akibat kejadian ini, kami mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Pelaku mengaku sebagai sales Roti IB dan mengambil uang dari sejumlah toko serta grosir yang menjadi mitra kami," ujar Maimun kepada rri.co.id, Jumat (7/8).
Ia menjelaskan, pihaknya baru mengetahui kejadian tersebut setelah beberapa pelanggan mengonfirmasi pembayaran yang telah diserahkan kepada orang yang mengaku sebagai sales Roti IB. Setelah dilakukan pengecekan, uang tersebut tidak pernah diterima oleh perusahaan.
Maimun mengimbau seluruh pelanggan Roti IB agar lebih berhati-hati dan memastikan identitas setiap sales sebelum melakukan transaksi pembayaran. Ia juga meminta agar pembayaran hanya dilakukan kepada petugas resmi yang telah dikenal atau melalui mekanisme yang telah ditentukan perusahaan.
Atas kejadian tersebut, Maimun menegaskan akan segera melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian agar pelaku dapat diusut dan tidak kembali memakan korban.
"Kami akan menempuh jalur hukum dan segera melaporkan kasus ini kepada kepolisian. Kami berharap pelaku dapat segera ditangkap sehingga tidak ada lagi toko atau grosir lain yang menjadi korban," tegasnya.
Pihak Roti IB juga mengingatkan seluruh mitra usaha di Lhokseumawe dan Aceh Utara untuk segera menghubungi manajemen apabila menemukan orang yang mengaku sebagai sales namun identitasnya diragukan.
Jika Anda memiliki keterangan resmi dari Maimun atau nomor laporan polisi setelah dibuat, saya dapat menyesuaikan berita ini agar lebih lengkap dan memenuhi kaidah jurnalistik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....