Backhanded Compliment, ketika Pujian Justru Mengikis Rasa Percaya Diri

  • 30 Jun 2026 23:06 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pernah menerima ucapan yang terdengar seperti pujian, tetapi setelah dipikirkan justru membuat hati tidak nyaman? Fenomena ini dikenal sebagai backhanded compliment, yaitu pujian yang dibungkus dengan sindiran atau komentar yang merendahkan. Belakangan, istilah ini semakin sering dibahas di media sosial, terutama di kalangan anak muda, karena banyak orang baru menyadari bahwa tidak semua pujian benar-benar bermakna positif.

Backhanded compliment biasanya disampaikan dengan nada santai sehingga terdengar seperti apresiasi. Namun, di balik kalimat tersebut terselip kritik atau perbandingan yang dapat menyinggung perasaan penerimanya. Contohnya seperti, "Kamu cantik juga ya kalau pakai makeup," atau "Hebat, akhirnya kamu bisa lulus juga." Sekilas terdengar memuji, tetapi secara tidak langsung kalimat itu menyiratkan bahwa sebelumnya seseorang dianggap kurang menarik atau tidak mampu.

Menurut para psikolog, backhanded compliment dapat memengaruhi rasa percaya diri seseorang, terutama jika terus-menerus diterima dari lingkungan sekitar. Ucapan semacam ini sering kali membuat penerimanya bingung, karena sulit membedakan apakah orang tersebut benar-benar memuji atau justru sedang menyindir. Akibatnya, tidak sedikit orang yang menjadi overthinking dan mempertanyakan kemampuan maupun penampilannya sendiri.

Fenomena ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Memberikan apresiasi sebaiknya dilakukan dengan tulus tanpa menyelipkan kalimat yang membandingkan, meremehkan, atau menghakimi. Pujian yang sederhana namun jujur justru lebih bermakna dan mampu membangun rasa percaya diri orang lain.

Di era digital, ketika setiap kata dapat dengan mudah tersebar luas, generasi muda diharapkan semakin bijak dalam memilih ucapan. Jika ingin memberikan pujian, sampaikanlah dengan tulus tanpa embel-embel yang dapat menyinggung perasaan. Sebab, pujian yang baik bukanlah yang membuat seseorang berpikir dua kali, melainkan yang benar-benar membuatnya merasa dihargai dan dihormati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....