Kenapa Semua Orang Lagi Kecanduan Photobooth?
- 29 Okt 2025 11:59 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe : Pernah nggak, kamu lagi jalan di mal terus nemu photobooth terus tiba-tiba pengen masuk aja, meski udah punya kamera super canggih di HP? Aneh, ya? Padahal hasil fotonya sering agak burem, cahayanya berlebihan, tapi tetap terasa… spesial.
Nah, itulah kekuatan photobooth. Mesin yang entah gimana caranya, masih aja punya tempat di hati banyak orang terutama di era serba digital kayak sekarang.
Di tahun 2000-an awal, photobooth identik sama foto paspor atau gaya narsis bareng teman. Tapi di era sekarang, photobooth berubah jadi statement of aesthetic. Dari wedding sampai konser, booth kecil ini jadi spot wajib buat mengabadikan momen bukan cuma karena hasil fotonya, tapi karena prosesnya yang bikin kenangan terasa nyata.
Secara psikologis, photobooth ngasih efek instant nostalgia. Waktu kita duduk di dalamnya, ada momen kecil yang terasa eksklusif cuma kamu dan kamera. Tanpa filter, tanpa edit, tanpa second take. Hasilnya? Apa adanya. Dan justru itu yang bikin berharga.
Di dunia digital yang serba cepat, photobooth menawarkan kebalikannya, slow moment yang bisa disentuh. Kertas foto kecil itu jadi simbol sederhana dari kenangan yang nggak bisa di-scroll atau dihapus.
Jadi, mungkin alasan kita masih cinta photobooth bukan karena hasilnya paling bagus, tapi karena rasanya paling manusia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....