Tren Reusable Cup, Ngopi Anak Muda Tanpa Sampah
- 25 Sep 2025 11:41 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Budaya ngopi sudah jadi bagian dari gaya hidup anak muda. Nongkrong di kafe atau sekadar take away kopi sebelum beraktivitas, rasanya sudah jadi rutinitas sehari-hari. Tapi, ada satu hal yang mulai disorot yaitu sampah sekali pakai dari gelas plastik atau cup kertas. Menurut survei terhadap mahasiswa, sekitar 58 % responden membawa tumbler ke kampus, meski sebagian masih membeli minuman dalam kemasan plastik sesekali. Di Yogyakarta, satu gelas kopi sekali pakai rata-rata menghasilkan sekitar 8,5 gram sampah. Sebelumnya gelas kertas menjadi solusi, tapi banyak dari gelas tersebut masih dilapisi plastik sehingga sulit untuk didaur ulang.
Kini, banyak anak muda yang beralih menggunakan reusable cup atau tumbler pribadi. Selain lebih ramah lingkungan, beberapa kafe juga memberi potongan harga bagi pelanggan yang membawa wadah sendiri. Tren ini membuat gaya hidup ngopi bukan hanya sekadar soal selera, tapi juga soal kepedulian pada bumi. Menariknya, penggunaan reusable cup juga jadi semacam identitas baru. Banyak brand yang merilis desain stylish, simpel, bahkan bisa dikustom sesuai kepribadian penggunanya. Jadi, selain praktis, Gen-Z di kota besar menyikapinya sebagai bagian dari identitas sadar lingkungan dan gaya hidup kekinian.
Gerakan kecil ini menunjukkan kalau anak muda bisa ikut berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik, bahkan dari hal sederhana seperti secangkir kopi. Jadi reusable cup kamu warna apa nih?
Sumber: various journal, mongabay.co.id, environews.asia
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....