Hari Kedua FUAD Festival 2026 Semarak Lomba dan Seminar

  • 02 Okt 2026 07:43 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe — Kemeriahan FUAD Festival 2026 di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) terus berlanjut, berbagai kegiatan lomba dan seminar digelar untuk mengasah kreativitas sekaligus memperluas wawasan mahasiswa.

Sejumlah Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan tersebut. HMJ Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) menggelar Lomba Syarhil Qur'an yang mengasah kemampuan mahasiswa dalam memahami dan menyampaikan kandungan ayat suci.

Sementara itu, HMJ Bimbingan Konseling Islam (BKI) menghadirkan Lomba Story Telling berbahasa Inggris. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berkomunikasi, serta menyampaikan pesan-pesan moral.

Tidak hanya perlombaan, FUAD Festival hari kedua juga menghadirkan forum ilmiah. HMJ Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) menggelar seminar bertajuk “Digital Intelligence Movement” yang membahas pentingnya kecerdasan dan literasi digital di era perkembangan teknologi.

HMJ IAT juga menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Qur'an dan Gen Z: Menjadikan Al-Qur'an sebagai Pedoman Hidup dan Solusi Problematika di Era Digital.”

Seminar tersebut membahas peran nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di tengah perkembangan teknologi dan arus modernisasi.

Ketua Panitia FUAD Festival 2026, Andiani, Kamis 1 Oktober 2026 menjelaskan rangkaian kegiatan hari kedua berjalan lancar dan mendapat antusiasme dari mahasiswa.

Menurutnya, FUAD Festival tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk mengasah potensi, mempererat ukhuwah, sekaligus menambah wawasan intelektual.

“Alhamdulillah, rangkaian acara di hari kedua berjalan dengan lancar dan sukses. Festival ini bukan sekadar ajang perlombaan biasa, melainkan wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengasah potensi, mempererat ukhuwah, sekaligus membekali diri dengan wawasan intelektual yang relevan di era digital,” jelas Andiani.

Ia berharap semangat positif dan antusiasme mahasiswa terus terjaga hingga seluruh rangkaian FUAD Festival 2026 selesai.

FUAD Festival 2026 diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat, memperkuat kebersamaan, serta membentuk generasi intelektual muslim yang religius dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

(Hadini)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....