Kepala RRI Lhokseumawe Buka Layar Indonesia, Pelajar Diajak Belajar Film

  • 23 Agt 2026 22:03 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Suasana berbeda terlihat di halaman Kantor RRI Lhokseumawe saat layar film dibuka untuk menyuguhkan karya dokumenter kepada para pelajar. Kepala Stasiun RRI Lhokseumawe, Wenny Zulianti, secara resmi membuka pemutaran program Layar Indonesia yang digelar bersama Aceh Documentary, Minggu 23 Agustus 2026 malam.

Tiga film dokumenter, yakni Bahasa Indatu, Senja Geunaseh Sayang, dan Selubung Kain Putih, diputar dalam kegiatan tersebut. Masing-masing film berdurasi sekitar 20 menit dan disaksikan pelajar dari sejumlah sekolah di Kota Lhokseumawe. Program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang belajar alternatif melalui film dan mendapat dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Wenny Zulianti mengatakan, RRI Lhokseumawe terbuka terhadap kegiatan yang memberikan ruang edukasi dan kreativitas bagi generasi muda. Menurutnya, film dokumenter dapat menjadi medium yang menarik untuk memperkenalkan berbagai cerita, budaya dan realitas kehidupan kepada pelajar. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan pengalaman baru bagi pelajar sekaligus memperluas wawasan mereka,” ujarnya.

Program Manager Aceh Documentary, T. M. Hafidz Ramadhan, mengatakan pemutaran film tersebut tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan, tetapi mendorong pelajar belajar melalui karya audiovisual. “Belajar tidak hanya dari buku. Film juga bisa menjadi media untuk melihat, memahami dan mempelajari kehidupan dari perspektif yang berbeda,” katanya. Hafidz hadir bersama enam anggota Aceh Documentary dalam pelaksanaan program tersebut.

Salah seorang pelajar yang menjadi penonton, Ridwanzul, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda. “Filmnya menarik karena selain menonton, kami juga bisa mendapatkan pengetahuan dan memahami cerita yang disampaikan,” ujarnya. Melalui Layar Indonesia, Aceh Documentary dan RRI Lhokseumawe berharap film dokumenter semakin dekat dengan generasi muda sekaligus menjadi ruang pembelajaran kreatif di luar kelas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....