Kenapa Kita Suka Rewatch Comfort Show?

  • 29 Jul 2026 11:31 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pernah nggak, niatnya mau mulai serial baru yang lagi ramai dibicarakan, tapi ujung-ujungnya malah membuka kembali serial yang sudah ditonton berkali-kali? Dialognya hafal, jalan ceritanya sudah tahu, bahkan kita bisa menebak adegan berikutnya. Anehnya, serial itu tetap terasa menyenangkan.

Fenomena ini dikenal sebagai comfort show, yaitu tayangan yang sering diputar ulang karena memberikan rasa nyaman. Bukan karena ceritanya masih penuh kejutan, melainkan karena perasaan yang muncul setiap kali kita menontonnya.

Secara psikologis, otak cenderung menyukai sesuatu yang sudah familiar. Dalam psikologi, hal ini berkaitan dengan processing fluency, yaitu kecenderungan otak memproses informasi yang sudah dikenal dengan lebih mudah. Karena tidak perlu terus menebak alur cerita atau mengenal karakter baru, menonton ulang serial favorit terasa lebih ringan dan menenangkan. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Consumer Research juga menunjukkan bahwa pengalaman yang familiar sering kali dinilai lebih menyenangkan dibandingkan sesuatu yang benar-benar baru.

Selain itu, comfort show juga sering dikaitkan dengan nostalgia. Menurut penelitian dari psikolog Constantine Sedikides dan Tim Wildschut dari University of Southampton, nostalgia dapat membantu meningkatkan suasana hati, mengurangi rasa kesepian, serta memberikan rasa nyaman ketika seseorang sedang menghadapi tekanan. Terkadang yang dirindukan bukan hanya serialnya, tetapi juga kenangan saat pertama kali menontonnya di masa sekolah, liburan bersama keluarga, atau waktu ketika hidup terasa lebih sederhana.

Ada alasan lain yang membuat comfort show terasa begitu dekat. Setelah mengikuti puluhan bahkan ratusan episode, karakter di dalamnya terasa seperti teman lama. Kita sudah memahami sifat mereka, tahu bagaimana mereka akan bereaksi, bahkan bisa menebak candaan yang akan muncul. Hubungan semacam ini dikenal sebagai parasocial relationship, yaitu ikatan emosional yang terbentuk antara penonton dan tokoh di media. Menurut American Psychological Association (APA), hubungan parasosial merupakan pengalaman psikologis yang umum dan dapat memberikan rasa akrab maupun dukungan emosional bagi sebagian orang.

Itulah mengapa banyak orang terus kembali ke serial seperti Friends, Brooklyn Nine-Nine, Modern Family, atau The Office. Bukan karena lupa jalan ceritanya, tetapi karena serial-serial tersebut sudah menjadi tempat yang terasa aman setelah hari yang panjang.

Namun, menyukai comfort show bukan berarti seseorang menolak mencoba tontonan baru. Justru, tayangan yang sudah dikenal sering menjadi "tempat beristirahat" ketika energi mental sedang terkuras. Setelah merasa lebih tenang, banyak orang kembali mengeksplorasi film atau serial yang belum pernah mereka tonton.

Di tengah kehidupan yang penuh perubahan dan ketidakpastian, mungkin kita memang sesekali membutuhkan sesuatu yang tidak berubah. Comfort show mengingatkan bahwa rasa nyaman tidak selalu datang dari pengalaman baru, tetapi juga dari cerita lama yang selalu berhasil membuat kita merasa "pulang".

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....