Kenapa Orang Unfollow Diam-Diam?

  • 29 Jun 2026 14:57 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pernah membuka media sosial lalu menyadari jumlah pengikut berkurang? Atau tiba-tiba tidak lagi melihat unggahan seseorang yang sebelumnya sering muncul di beranda?

Kadang jawabannya sederhana: orang tersebut memilih untuk berhenti mengikuti akun kita. Tanpa pemberitahuan, tanpa penjelasan, dan sering kali tanpa kita sadari.

Fenomena unfollow diam-diam menjadi salah satu kebiasaan yang cukup umum di media sosial. Berbeda dengan kehidupan nyata yang biasanya membutuhkan percakapan saat ingin menjaga jarak, dunia digital memberikan pilihan untuk mengatur hubungan hanya dengan beberapa klik.

Lalu, kenapa seseorang memilih unfollow tanpa mengatakan apa-apa?

Salah satu alasannya adalah ingin mengatur ulang isi media sosialnya. Menurut Pew Research Center, pengguna media sosial sering melakukan pengelolaan terhadap akun yang mereka ikuti untuk menyesuaikan pengalaman mereka di platform, termasuk memilih konten yang ingin lebih sering dilihat dan mengurangi konten yang dirasa tidak relevan.

Kadang unfollow bukan berarti ada masalah besar. Bisa jadi seseorang merasa terlalu banyak konten muncul di beranda, ingin mengurangi distraksi, atau hanya ingin membuat media sosial terasa lebih nyaman.

Namun, ada juga alasan yang lebih personal. Misalnya ketika seseorang merasa tidak lagi cocok dengan konten tertentu, ingin menjaga jarak dari seseorang, atau merasa hubungan di dunia nyata sudah berubah. Karena tidak semua orang nyaman menyampaikan alasan secara langsung, tombol unfollow sering menjadi cara paling mudah untuk membuat batasan.

Selain unfollow, ada juga istilah yang sering muncul dalam budaya internet, yaitu bub, singkatan dari block, unblock. Istilah ini biasanya digunakan ketika seseorang memblokir akun orang lain, kemudian membukanya kembali beberapa waktu kemudian.

Fenomena bub bisa terjadi karena berbagai alasan. Ada yang melakukannya sebagai cara sementara untuk menghindari interaksi, menenangkan diri, atau menghilangkan keinginan melihat aktivitas seseorang. Ada juga yang menggunakan cara ini sebagai bentuk “menghapus jarak” tanpa harus melakukan percakapan panjang.

Di media sosial, tindakan seperti unfollow, mute, block, atau unblock sebenarnya menjadi bentuk baru dari mengatur batasan pribadi. Jika dulu menjaga jarak dilakukan dengan mengurangi pertemuan secara langsung, sekarang hal tersebut juga terjadi melalui pengaturan digital.

Menariknya, keputusan kecil seperti menekan tombol unfollow bisa memiliki makna berbeda bagi setiap orang. Bagi satu orang mungkin hanya sekadar merapikan beranda, tetapi bagi orang lain bisa terasa seperti perubahan dalam sebuah hubungan.

Pada akhirnya, media sosial bukan hanya tempat berbagi cerita, tetapi juga ruang tempat manusia mengatur hubungan dengan caranya sendiri. Bahkan tindakan yang terlihat sederhana seperti berhenti mengikuti seseorang bisa menjadi bagian dari cara seseorang menjaga kenyamanan digitalnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....