Kenapa Password Sulit Diingat?

  • 11 Jun 2026 14:59 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pernah lupa password akun yang sebenarnya sering digunakan? Atau justru menggunakan password yang sama untuk hampir semua akun karena takut tidak bisa mengingatnya?

Kalau iya, kamu tidak sendirian. Di tengah semakin banyaknya layanan digital yang digunakan setiap hari, mulai dari media sosial, email, aplikasi belanja, hingga layanan perbankan, otak manusia dituntut untuk mengingat lebih banyak kata sandi daripada sebelumnya.

Masalahnya, password yang mudah diingat biasanya justru mudah ditebak. Sebaliknya, password yang kuat sering kali terasa sulit dihafal. Inilah dilema yang hampir dialami semua pengguna internet.

Menurut para peneliti keamanan siber, manusia sebenarnya lebih mudah mengingat cerita, pola, atau kalimat daripada rangkaian karakter acak. Karena itu, password seperti "123456", tanggal lahir, atau nama sendiri masih sering digunakan meskipun risikonya cukup tinggi. Password tersebut mudah diingat karena memiliki hubungan dengan kehidupan sehari-hari.

Sayangnya, hal yang mudah diingat manusia biasanya juga mudah ditebak oleh orang lain. Lalu bagaimana cara membuat password yang aman tanpa harus menghafal kombinasi huruf dan angka yang rumit?

Salah satu cara yang banyak direkomendasikan adalah menggunakan passphrase, yaitu gabungan beberapa kata yang tidak berhubungan secara langsung. Misalnya, alih-alih menggunakan satu kata pendek, pengguna bisa membuat kombinasi yang lebih panjang dan unik. Password yang panjang umumnya lebih sulit dibobol dibanding password pendek yang kompleks tetapi mudah ditebak.

Selain itu, hindari menggunakan password yang sama untuk banyak akun. Jika satu akun mengalami kebocoran data, akun lain yang menggunakan password serupa juga berisiko ikut diakses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Mengaktifkan verifikasi dua langkah atau two-factor authentication (2FA) juga dapat memberikan lapisan keamanan tambahan. Dengan cara ini, seseorang tidak bisa masuk ke akun hanya dengan mengetahui password saja.

Meski begitu, tidak ada salahnya memanfaatkan teknologi untuk membantu mengingat. Saat ini banyak aplikasi pengelola password yang dirancang untuk menyimpan dan mengatur kata sandi secara aman sehingga pengguna tidak perlu menghafal semuanya sendiri.

Pada akhirnya, password yang baik bukanlah password yang paling rumit, melainkan password yang cukup kuat untuk melindungi akun dan cukup mudah untuk dikelola oleh pemiliknya. Sebab di dunia digital, keamanan sering kali dimulai dari kebiasaan kecil yang tampak sepele.

Dan mungkin, alasan password sulit diingat bukan karena ingatan kita buruk. Bisa jadi karena otak manusia memang tidak dirancang untuk menghafal puluhan kunci digital sekaligus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....