Skill Baru yang Lagi Dicari di Tahun 2026
- 21 Apr 2026 08:29 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Kalau dulu orang berlomba-lomba punya gelar, sekarang yang dilirik justru: kamu bisa apa?
Masuk 2026, dunia kerja makin berubah cepat. Bukan cuma soal kerja kantoran atau freelance, tapi gimana seseorang bisa adaptasi sama perkembangan, terutama yang berkaitan dengan digital dan kreativitas. Salah satu yang paling kelihatan jelas: kemampuan pakai AI. Bukan berarti semua orang harus jadi programmer. Tapi ngerti cara pakai tools seperti ChatGPT, Gemini atau platform AI lain buat bantu kerja udah jadi nilai plus besar. Bahkan menurut laporan World Economic Forum, skill terkait AI dan data termasuk yang paling cepat naik kebutuhannya dalam beberapa tahun ke depan.
Tapi menariknya, skill teknis aja gak cukup. Justru sekarang, kemampuan bikin konten juga makin dicari. Dari video pendek, copywriting, sampai storytelling, semuanya jadi “alat komunikasi” di era digital. Data dari HubSpot menunjukkan bahwa konten visual dan video pendek jadi format paling efektif untuk engagement di media sosial. Makanya gak heran kalau banyak pekerjaan sekarang nyari orang yang “bisa bikin sesuatu terlihat menarik”, bukan cuma yang bisa kerja di balik layar.
Di sisi lain, personal branding juga mulai jadi skill, bukan sekadar bonus. Platform seperti LinkedIn bahkan makin ramai dengan orang-orang yang aktif sharing insight, pengalaman kerja, sampai opini mereka. Menurut Forbes, personal branding yang kuat bisa membuka peluang kerja, kolaborasi, bahkan tanpa harus melamar secara formal. Jadi sekarang, bukan cuma “kerja bagus” tapi juga “terlihat dan dikenal”.
Pada akhirnya, kombinasi yang dicari di 2026 itu agak unik:
orang yang bisa pakai teknologi, tapi tetap punya sisi manusia seperti kreatif, komunikatif, dan relatable. Karena di tengah semua yang serba otomatis, yang tetap dicari… ya yang terasa manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....