Kenapa Kita Suka Menunda Balas Chat?
- 24 Feb 2026 10:14 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pernah lihat notifikasi masuk, tapi malah ditutup lagi? Bukan karena sibuk banget, tapi karena belum siap membalas. Fenomena ini makin umum di era komunikasi instan di mana membalas pesan terasa seperti tugas kecil yang tetap butuh energi.
Menurut laporan komunikasi digital dari Pew Research Center, banyak pengguna merasa tekanan untuk selalu responsif, terutama di chat pribadi dan grup kerja. Akibatnya, membaca pesan saja sudah terasa seperti “komitmen sosial”.
Dalam pembahasan tentang message fatigue oleh BBC Worklife, dijelaskan bahwa komunikasi yang terus-menerus membuat interaksi kecil terasa menumpuk. Balas chat bukan lagi sekadar mengetik, tapi juga memikirkan nada, konteks, dan respons yang tepat.
Hal ini juga sejalan dengan studi dari Harvard Business Review tentang cognitive load, di mana keputusan mikro seperti kapan membalas tetap menguras energi mental. Menunda balasan bukan selalu tanda cuek. Kadang, itu hanya cara memberi jeda sebelum kembali hadir secara penuh dalam percakapan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....