Kenapa Plastik Belanja Selalu Menumpuk?

  • 23 Feb 2026 09:29 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Plastik belanja sering datang tanpa terasa, tapi menumpuk dengan cepat di rumah. Awalnya hanya satu dua kantong dari belanja harian. Lama-lama, laci atau sudut dapur penuh dengan plastik yang “sayang dibuang”.

Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), kantong plastik termasuk dalam jenis sampah rumah tangga yang paling banyak digunakan sekali pakai. Karena sifatnya ringan dan mudah disimpan, banyak orang memilih untuk menahannya “untuk nanti”. Namun tanpa pengelolaan, jumlahnya terus bertambah.

Kebiasaan ini juga dipengaruhi oleh frekuensi belanja kecil yang sering dilakukan. Setiap transaksi biasanya menghasilkan satu kantong baru, meskipun barangnya sedikit. Dalam jangka panjang, akumulasi inilah yang membuat plastik terasa tiba-tiba berlebihan.

Padahal, plastik yang disimpan bisa dimanfaatkan kembali dengan cara yang lebih terencana. United Nations Environment Programme (UNEP) menyarankan penggunaan ulang plastik sebagai langkah sederhana mengurangi limbah rumah tangga. Misalnya untuk tempat sampah, penyimpanan barang, atau pelapis wadah.

Selain itu, membatasi jumlah plastik masuk ke rumah juga penting. Membawa tas belanja sendiri dapat mengurangi ketergantungan pada kantong sekali pakai. Dengan kebiasaan kecil ini, penumpukan bisa dikendalikan sekaligus membantu mengurangi sampah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....