Street Food Mancanegara Digemari Masyarakat Indonesia
- 30 Jan 2026 12:17 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Street food mancanegara kini telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Di sudut-sudut kota hingga pusat perbelanjaan, ragam kuliner luar negeri hadir dengan rasa yang menyesuaikan lidah lokal. Kehadirannya bukan sekadar tren, melainkan cermin keterbukaan masyarakat terhadap budaya lain yang masuk secara perlahan dan diterima dengan hangat. Fenomena ini juga menunjukkan bahwa makanan mampu menjadi jembatan lintas budaya, sebagaimana dicatat oleh BBC Travel yang menyoroti peran street food dalam pertukaran budaya global.
Salah satu yang paling digemari adalah kebab asal Turki. Makanan ini dikenal praktis, mengenyangkan, dan cocok dinikmati oleh berbagai kalangan. Di Indonesia, kebab mengalami penyesuaian dari sisi rasa dan isian, sehingga terasa lebih akrab. Perpaduan daging, sayur, dan saus menjadikannya pilihan favorit di berbagai acara. Popularitas kebab sebagai makanan jalanan juga pernah diulas oleh National Geographic Food dalam kajiannya tentang adaptasi kuliner dunia.
Tak kalah populer, street food dari Korea Selatan seperti tteokbokki dan corn dog juga mencuri perhatian, terutama di kalangan anak muda. Makanan ini tidak hanya hadir sebagai santapan, tetapi juga simbol gaya hidup dan pengaruh budaya pop. Banyak orang mengenal makanan Korea melalui tontonan dan media sosial, sebagaimana dijelaskan oleh Korea Tourism Organization dalam laporan mengenai penyebaran budaya kuliner Korea ke berbagai negara.
Dari Jepang, takoyaki dan okonomiyaki menjadi sajian yang mudah ditemui di berbagai kota. Aroma gurih yang khas sering kali mengundang orang untuk berhenti sejenak dan mencicipinya. Street food Jepang dikenal sederhana namun penuh makna, mencerminkan filosofi menghargai proses dan rasa. Hal ini sejalan dengan catatan Japan National Tourism Organization tentang nilai tradisi dalam kuliner jalanan Jepang.
Sementara itu, street food Barat seperti hot dog dan churros juga mendapat tempat di hati masyarakat. Makanan ini sering hadir dalam suasana santai, menemani waktu berkumpul bersama keluarga atau teman. Kehadirannya memperkaya pilihan kuliner tanpa menghilangkan identitas lokal. Perkembangan street food lintas negara ini pernah dibahas oleh CNN International sebagai bagian dari dinamika globalisasi makanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....