Antusias Hafiz Menggugah Semangat Sosial Anak Muda
- 28 Jan 2026 10:31 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Kepedulian sosial tidak selalu lahir dari hal besar. Bagi Hafiz Farhansyah, anak muda asal Aceh yang aktif di berbagai kegiatan kemasyarakatan, kepedulian justru tumbuh dari kegelisahan sederhana saat melihat lingkungan sekitar yang membutuhkan perhatian bersama. Hal tersebut disampaikan Hafiz saat berdialog santai bersama host Dika dalam program SPADA (Selamat Pagi Teman Pro 2) RRI Pro 2 Lhokseumawe, yang digelar secara daring melalui Zoom. Dalam obrolan tersebut, Hafiz menegaskan bahwa anak muda memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat.
Menurut Hafiz, kepedulian bukan lagi sekadar aksi sesaat, melainkan sudah seharusnya menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda. Anak muda, kata dia, memiliki energi, kreativitas, dan keberanian untuk terjun langsung ke masyarakat, melihat persoalan dari dekat, lalu bergerak bersama mencari solusi.
“Anak muda jangan cuma jadi penonton. Kita harus berani turun, peduli, dan hadir di tengah masyarakat,” ujar Hafiz.
Ia mencontohkan, di wilayah seperti Lhokseumawe, masih banyak persoalan sosial yang bisa disentuh oleh peran anak muda. Mulai dari isu kemanusiaan, lingkungan, pendidikan, hingga pendampingan masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Menurutnya, langkah kecil yang dilakukan bersama-sama akan memberi dampak besar jika dilakukan secara konsisten.
Dalam dialog tersebut, Hafiz juga menyampaikan harapannya agar tersedia lebih banyak wadah atau ruang bagi anak muda yang memiliki kepedulian sosial. Ia menilai, banyak generasi muda sebenarnya ingin terlibat, namun belum memiliki tempat yang tepat untuk menyalurkan niat dan gagasan mereka.
“Banyak teman-teman sebaya yang peduli, tapi kadang bingung harus mulai dari mana. Kalau ada wadah yang jelas, itu bisa jadi pemantik gerakan bersama,” katanya.

Hafiz menegaskan, anak muda harus ditempatkan sebagai pilar terdepan dalam membangun kesadaran sosial di masyarakat. Dengan pendekatan yang lebih segar dan dekat dengan realitas sehari-hari, generasi muda dinilai mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan solusi yang relevan.
Ia berharap, ke depan semakin banyak anak muda yang berani mengambil peran, tidak ragu untuk peduli, serta saling menguatkan dalam gerakan sosial yang berkelanjutan. Menurut Hafiz, kepedulian yang tumbuh dari hati akan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berempati.
Dialog bersama RRI Pro 2 Lhokseumawe tersebut menjadi ruang refleksi bahwa perubahan sosial dapat dimulai dari anak muda yang mau bergerak, peduli, dan menjadikan kepedulian sebagai bagian dari identitas hidup mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....