Kisah Sang Pengojek Bangkit Berkat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

  • 25 Nov 2025 12:05 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN,Lhokseumawe: Suasana pagi di kota Lhokseumawe sering kali dimulai dengan hiruk-pikuk kendaraan, aroma kopi dari warung pinggir jalan, dan dering notifikasi aplikasi ojek online. Di antara puluhan pengemudi yang berlalu-lalang, ada satu sosok yang selalu tampak tersenyum, meski wajahnya diselimuti garis lelah. Namanya Fachrurazi (35), seorang ojek online yang kini merasa hidupnya jauh lebih tenang sejak menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Namun, perjalanan Fachrurazi menuju ketenangan itu bukan sesuatu yang datang begitu saja. Di balik senyumnya, tersimpan cerita panjang tentang perjuangan, kehilangan, dan akhirnya harapan baru.

Dari Buruh Lepas ke Jalanan Kota

Beberapa tahun lalu, Fachrurazi hanyalah buruh lepas di sebuah gudang di kawasan Cunda. Penghasilannya tidak menentu. Ketika pekerjaan sedang sepi, ia pulang membawa kantong kosong. Sebagai tulang punggung keluarga dengan satu anak, situasi itu membuatnya sering dihantui rasa takut.

“Dulu saya berangkat kerja saja deg-degan. Kalau ada apa-apa, siapa yang tanggung? Mau berobat pakai apa?” kenangnya saat di wawancarai rri.co.id senin (24/11/2025).

Ketidakpastian itu bertambah ketika ia pernah mengalami kecelakaan kecil di tempat kerja, membuatnya harus istirahat selama beberapa hari tanpa penghasilan. Saat itu, Fachrurazi benar-benar merasa hidupnya rapuh.


Ketika Roda Dua Menjadi Jalan Keluar

Tahun 2021, seorang teman mengenalkan Fachrurazi pada pekerjaan ojek online. Awalnya ia ragu, mengingat modal yang terbatas dan risiko di jalanan. Tapi Fachrurazi tak punya banyak pilihan. Ia mencoba peruntungan dengan mengandalkan motor butut miliknya.

Pekerjaan ini ternyata membawanya bertemu berbagai orang dan cerita. Namun, risiko tetap mengintai. Mengantar penumpang di tengah hujan, mengirim makanan hingga malam larut, semuanya dilakukan demi keluarga.

Lalu, pada pertengahan 2023, ia mendengar tentang program BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja informal atau bukan penerima upah. Ia sempat mengabaikan informasi itu, mengira biayanya mahal. Sampai suatu hari, ia melihat rekannya mengalami kecelakaan cukup parah saat mengantar pesanan.

“Itu titik baliknya. Saya sadar, saya harus punya perlindungan,” katanya.

Mendaftar, Kemudian Hidup Berubah

Fachrurazi akhirnya mendaftar peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran belasan ribu rupiah per bulan. Saat menerima kartu digital pertamanya, ia tak menyangka bahwa sebuah keputusan kecil mampu memberikan rasa aman sebesar itu.

“Waktu petugas BPJS jelaskan manfaatnya, saya langsung merasa lebih berani. Kalau jatuh, dirawat. Kalau tidak bisa kerja, dapat santunan. Bahkan kalau nanti saya tiada, anak-anak masih ada yang jaga,” ujarnya lirih.

Sejak saat itu, Fachrurazi bekerja dengan semangat berbeda. Tidak lagi dihantui rasa takut setiap kali hendak menyalakan motornya. Ia merasa dilindungi dan dihargai hal yang jarang ia rasakan sebelumnya.

Perlindungan yang Memberi Keberanian

Beberapa bulan lalu, Fachrurazi sempat terjatuh karena jalanan licin saat mengantar pesanan makan malam. Meski hanya luka ringan, ia memutuskan menggunakan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Semua biaya pengobatan ditanggung.

“Kalau kejadian itu terjadi dua tahun lalu, mungkin saya berhenti kerja. Sekarang saya tahu ada yang menopang,” katanya sambil tersenyum.

Berkat perlindungan itu, Fachrurazi tak lagi memandang pekerjaannya sebagai sekadar mata pencaharian, melainkan jalan hidup yang bisa ia jalani tanpa rasa cemas berlebihan.

Menyongsong Masa Depan dengan Tenang

Kini, Fachrurazi menjadi salah satu pengemudi yang paling rajin di komunitasnya. Ia sering mengajak rekan sesama ojek online untuk ikut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Bukan karena saya diendorse,” ujarnya sambil tertawa kecil. “Tapi karena saya tahu rasanya bekerja tanpa perlindungan itu berat kali,”ungkapnya.

Di sela-sela kesibukan mengantar pesanan dan penumpang, Fachrurazi menyimpan mimpi sederhana, menyekolahkan anaknya lebih tinggi dari dirinya. Dan ia percaya, dengan perlindungan yang ia miliki sekarang, mimpi itu jauh lebih dekat untuk digapai.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....