Yursal Purna Tugas, Tinggalkan Jejak Ilmu dan Iman
- 29 Jul 2025 11:04 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Langit seolah ikut bersedih, menyelimuti hari pelepasan salah satu guru paling dicintai di sekolah itu, di halaman SMAN 1 Kuta Makmur (28/7/2025). Yursal, sosok guru Biologi yang telah menorehkan jejak luar biasa selama puluhan tahun di dunia pendidikan.
Bukan hanya sekadar mengajarkan tentang sel, jaringan, dan ekosistem, Yursal dikenal sebagai pribadi yang sarat dengan keteladanan. Ia mengajarkan ilmu pengetahuan dengan hati, dan menanamkan nilai-nilai kehidupan dalam setiap pembelajaran.
Pada hari terakhirnya mengabdi, Yursal didapuk sebagai pembina upacara. Namun kali ini, bukan anatomi manusia atau sistem pernapasan yang ia bahas. Di hadapan siswa dan guru, Yursal menyampaikan pesan yang menusuk kalbu tentang tantangan hidup masa kini.
“Zaman sekarang bukan cuma soal pintar, tapi juga soal nilai. Kalian tidak akan diperhitungkan oleh siapapun jika kalian tak bernilai mulia,” ucapnya lantang, namun penuh kelembutan.
Suasana makin haru saat Yursal menyerahkan sebuah karya terakhirnya kepada sekolah—Kartu Shalat Berjamaah. Benda sederhana yang dibuatnya dengan penuh ketulusan itu menjadi simbol komitmennya dalam menanamkan nilai spiritual kepada siswa. Kartu tersebut dilaminasi rapi, dan diserahkan langsung kepada para wali kelas serta guru agama.
“Saya mungkin tak lagi bisa mendampingi kalian setiap hari di sekolah, tapi semoga dengan kartu ini, saya bisa tetap menjaga kalian dari jauh,” tutur Yursal dengan suara yang tertahan.
Langkah kecil itu ternyata mendapat respon besar. Pihak sekolah langsung mengadopsi kartu tersebut sebagai sistem pemantauan pelaksanaan shalat berjamaah siswa. Warisan nilai ini menjadi bentuk nyata dedikasi Yursal yang tak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membentuk karakter beriman.
Plt Kepala SMAN 1 Kuta Makmur, Dr. Nurmaida, M.Pd., tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. Ia menyampaikan penghargaan dan rasa bangga atas segala dedikasi yang telah diberikan.
“Yursal bukan hanya guru Biologi. Ia adalah guru kehidupan. Ia meninggalkan sekolah ini dengan tidak hanya ilmu, tapi juga cahaya nilai dan iman. Kami beruntung pernah belajar dan bekerja bersamanya,” ungkapnya.
Satu per satu, guru dan siswa menyalami sosok yang telah banyak membentuk mereka. Tangan yang dulu menggambar skema sistem peredaran darah itu kini menggenggam tangan-tangan generasi muda, meninggalkan warisan tak ternilai: ilmu, iman, dan keteladanan.
Selamat menikmati masa purna tugas, Yursal. SMAN 1 Kuta Makmur tak akan pernah melupakan cahaya yang telah kau nyalakan. Semoga segala amal dan ilmu yang engkau ajarkan menjadi jembatan menuju surga. Aamiin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....