Jihan Fanyra Mewakili Aceh di ICSM Kuala Lumpur

  • 21 Mei 2025 17:56 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Sorotan lampu panggung IYC Kuala Lumpur malam itu seolah tak cukup menandingi pancaran semangat ratusan santri dari berbagai daerah. Mereka berkumpul dalam International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 2, membawa semangat baru untuk mengukir peran santri Indonesia di panggung global.

Konferensi dibuka langsung oleh Ketua Santri Mendunia, Dr. Moh. Ahmad Aziz Nawawi, Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membuka cakrawala berpikir dan menunjukkan bahwa santri punya ruang besar untuk berkontribusi dalam era global.

Tak kalah seru, kehadiran tokoh muda inspiratif seperti Wirda Mansur dan Gus Ivan menambah nilai dalam acara ini. Wirda mengingatkan hidup yang berkah itu dimulai dari hubungan yang kuat dengan Tuhan. Sementara Gus Ivan membakar semangat wirausaha para santri agar bisa menjadi santripreneur dan membawa nilai pesantren ke dunia nyata.

Salah satu momen paling menyentuh adalah saat Jihan Fanyra, santri asal Aceh, tampil membacakan puisi karyanya sendiri. Dengan suara lembut namun penuh penghayatan, Jihan berhasil memukau penonton dan dewan juri. Penampilannya begitu menyentuh hingga ia dinobatkan sebagai Penampilan Terbaik ICSM Batch 2.

“Ini bukan cuma soal tampil, tapi soal menyuarakan identitas dan nilai-nilai kita sebagai santri,” ujar Jihan haru. Ia bangga bisa mewakili Aceh dan tampil di hadapan santri hebat dari seluruh Indonesia.

ICSM Batch 2 digelar lintas negara yakni Malaysia, Thailand, dan Singapura. Lebih dari sekadar konferensi, acara ini jadi ruang kolaborasi lintas negara bagi santri untuk bersuara, berkarya, dan berjejaring.

Dengan semangat Santri Mendunia, para peserta membuktikan bahwa peran santri tak lagi terbatas di pesantren, tapi juga siap tampil di panggung dunia!

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....