Air Mata dan Musik Warnai Wisuda Unimal 2025
- 18 Mei 2025 22:59 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Momen haru dan penuh kebanggaan di Gedung Auditorium Kampus Universitas Malikussaleh (Unimal) Reuleut diwarnai tangis haru para orang tua saat Rapat Terbuka Senat Universitas Malikussaleh dalam rangka Wisuda Magister, Profesi, Sarjana, dan Diploma. Ribuan pasang mata menyaksikan langkah tegap para wisudawan-wisudawati yang diiringi sholawat merdu dari Paduan Suara Gita Bahana. Lantunan religius itu membungkus suasana dengan kekhusyukan, mengiringi momen bersejarah bagi para lulusan dan keluarga mereka pada Sabtu (17/5/2025).
Kehadiran para Senat Universitas pun disambut gegap gempita dalam atmosfer yang sarat kebanggaan. Alunan sholawat yang dilantunkan oleh paduan suara menggema hingga ke seluruh sudut auditorium, seolah menegaskan bahwa pencapaian hari itu bukan sekadar kelulusan akademik, tetapi juga bentuk rasa syukur atas perjuangan panjang yang telah dilalui. Para orang tua tak kuasa menahan air mata, menyaksikan buah hati mereka mengenakan toga dengan senyum bahagia.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Dr. Ir. Herman Fithra, S.T., M.T., IPM., ASEAN.Eng., menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh wisudawan. Ia menekankan bahwa pendidikan adalah jalan terang yang membebaskan manusia dari kegelapan, menuju zaman kemajuan yang penuh keberkahan.
"Adanya kita di sini hari ini merupakan bagian besar rasa syukur kita kepada Allah SWT. Pendidikan membawa kita dari zaman kebodohan menuju zaman islamiyah perkembangan teknologi yang dapat memudahkan seluruh umat manusia," ujarnya tegas.
Lebih lanjut, Prof. Herman Fithra juga membagikan capaian Universitas Malikussaleh selama masa kepemimpinannya. Ia mengenang awal dilantiknya sebagai rektor saat Unimal hanya menerima sekitar 3.000 mahasiswa. Namun enam tahun berselang, jumlah itu meningkat lebih dari dua kali lipat, menunjukkan pesatnya perkembangan Unimal dalam membangun mutu dan daya tarik pendidikan di kawasan Aceh dan sekitarnya.
"Ini bukan hanya angka, tapi representasi dari kerja keras dan kepercayaan masyarakat terhadap Unimal," tambahnya.
Namun, suasana formal itu tak bertahan lama. Menjelang penutupan acara, para hadirin dikejutkan dengan penampilan berbeda: Rektor Unimal membawakan lagu daerah secara langsung di atas panggung. Aksi yang mengundang sorak-sorai dan tepuk tangan meriah dari para peserta wisuda ini menjadi momen tak terlupakan. Penampilan itu disambut hangat sebagai bentuk penghormatan dan kedekatan emosional pimpinan universitas dengan para mahasiswa dan keluarganya.
Penampilan Band Rektor Unimal itu menjadi sejarah baru dalam pelaksanaan wisuda di Universitas Malikussaleh. Nuansa lokal, cinta budaya, dan semangat kebersamaan benar-benar terasa dalam perayaan kali ini. Tak hanya menciptakan kenangan manis, aksi spontan rektor juga membuka wacana baru tentang bagaimana acara wisuda bisa dikemas lebih menyentuh, menghibur, dan membumi. Unimal hari ini tak sekadar mencetak sarjana, tetapi juga merayakan nilai-nilai kemanusiaan, budaya, dan semangat kebersamaan yang tulus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....