Dodol Pirak Timur Curi Perhatian di Malam Penutupan Milad 800

  • 14 Sep 2026 19:08 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Utara - Malam penutupan Milad ke-800 Samudera Pasai tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM Kecamatan Pirak Timur memperkenalkan produk unggulannya.

Beragam produk lokal dipamerkan di stan Kecamatan Pirak Timur, mulai dari kekarah jumbo, madu linot hingga dodol khas yang menarik perhatian pengunjung. Minggu, 13 September 2026.

Sekcam Pirak Timur, Yahdil Ummah, M.Pd., mengatakan produk tersebut merupakan hasil karya masyarakat dari sejumlah gampong, di antaranya kekarah jumbo dan madu linet dari Gampong Trieng Krueng Kreh serta kekarah jumbo dari Gampong Teupin U.

Menurutnya, antusiasme masyarakat mengunjungi stan Pirak Timur cukup tinggi selama rangkaian Milad 800 Samudera Pasai. Dodol khas Pirak Timur bahkan menjadi salah satu produk yang banyak dilirik pengunjung dan tengah viral di TikTok.

“Yang membedakan dodol Pirak Timur dengan yang lain adalah rasanya. Rasanya enak,” ujar Yahdil.

Dodol tersebut dijual dengan harga bersahabat, yakni Rp10 ribu untuk kemasan kecil dan Rp30 ribu kemasan besar.

Yahdil berharap perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terhadap UMKM di tingkat gampong terus ditingkatkan. Ia menyebut pelaku UMKM membutuhkan dukungan berupa peralatan produksi dan terutama bantuan modal.

“Yang paling kami harapkan bantuan modal,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....