Kriyasi 2026 Dorong Pengrajin Lhokseumawe Tembus Pasar Global

  • 31 Agt 2026 22:15 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Kementrian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia melalui Direktorat Kriya deputi bidang kreatifitas budaya dan desain melaksanakan kegiatan Akselerasi Produk Kriya (Kriyasi) Sulam dan Anyam Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Diana Lhokseumawe. Senin,31 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Walikota Lhokseumawe, Plt. Asisten perekonomian dan pembangunan, Kepala DPMPTSP, kepala Diskominfo, Plt Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Plt Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop), Camat Blang Mangat, utusan Dekranasda serta para peserta kegiatan.

Walikota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. Dalam arahannya mengucapkan terima kasih dan dan apresiasi kepada kementerian Akonomi dan kreatif atas pelakegiatan Akselerasi Produk Kriya (Kriyasi) Sulam dan Anyam Tahun 2026 .

Kegiatan ini memiliki arti penting dalam upaya untuk Meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya bagi para pelaku usaha kriya, sulam dan anyam. Selain itu upaya tersebut juga diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak pasca bencana banjir.

Banjir telah memberikan dampak negatif terhadap berbagai sektor usaha masyarakat sehingga sebagian aktivitas ekonomi mengalami penurunan bahkan terhenti, ujar walikota Lhokseumawe.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 52 peserta yang berasal dari Gampong Blang Cut, Jambo Mesjid dan Tunong, Kecamatan Blang Mangat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 peserta bergerak di bidang anyam, sementara 28 peserta merupakan pelaku usaha sulam. Oleh karena itu, kedepan Walikota berharap adanya dukungan berupa pendampingan dan bantuan peralatan serta mesin produksi.

Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas para pengrajin usaha anyam dan sulam, terlebih lagi ketiga gampong ini merupakan sentral kerajinan di Kota Lhokseumawe agar semakin berkembang, produktif dan memiliki daya saing di pasar domestik, nasional bahkan internasional.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dekranasda dan para pelaku usaha, pendampingan serta penguatan sarana produksi diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan di sektor ekonomi kreatif dan inovatif sehingga mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat dikota Lhokseumawe.

Selanjutnya Direktur Kriya Deputi bidang kreativitas Budaya dan Desain kementerian Ekonomi Kreatif Neli Yana, S.Sos., M.Si membuka secara resmi pelaksanaan kegiatan tersebut. Dalam arahannya ia mengharapkan kepada para peserta agar dapat mengikuti acara ini dengan sebaik-baiknya, gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas dan kreativitas para peserta sehingga nanti akan dapat di terapkan di lapangan.

Menurut Neli Yana, ia telah menghadirkan empat narasumber yang berasal dari Jakarta dan Jogjakarta masing-masing 2 orang akan memberi pendampingan di bidang anyam dan sulam. Para narasumber akan memberikan pelatihan selama dua hari secara luring (tatap muka) sampai dengan tanggal 21 September akan dilaksanakan secara daring.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....