Ekonomi Digital Daerah: Peluang atau Tantangan Ramadan?

  • 23 Feb 2026 07:50 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID Lhokseumawe – Program Berkah Ramadan bertajuk “Ramadan Jadi Cuan” kembali hadir menyapa pendengar pada Minggu (22/03/2026) pukul 12.00–13.00 WIB. Dipandu host Dhera, Obrolan interaktif kali ini mengangkat tema “Ekonomi Digital di Daerah: Peluang atau Tantangan?” dengan menghadirkan Amri Darmawan, Pembina di APUI Lhokseumawe.

Dalam perbincangan tersebut, Amri menjelaskan bahwa Ramadan merupakan momentum strategis bagi pelaku usaha di daerah untuk meningkatkan omzet. Tren belanja masyarakat cenderung naik, baik untuk kebutuhan berbuka puasa, busana muslim, hingga persiapan Idulfitri. Menurutnya, perkembangan ekonomi digital membuka peluang besar bagi UMKM untuk memasarkan produk tanpa batas wilayah.

Namun demikian, Amri menilai kesiapan pelaku usaha di daerah masih menjadi tantangan tersendiri. Ia menekankan pentingnya literasi digital agar pelaku UMKM tidak hanya sekadar memiliki akun media sosial, tetapi juga mampu mengelola konten, memahami algoritma platform, serta menjaga keamanan transaksi.

“Ekonomi digital bukan hanya soal jualan online, tetapi juga soal strategi dan kepercayaan konsumen,” ujarnya.

Dhera dalam dialog tersebut juga menyoroti kondisi infrastruktur dan persaingan harga di marketplace yang kerap menjadi kendala.

Amri menambahkan, kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan generasi muda sangat dibutuhkan untuk mempercepat transformasi digital di Lhokseumawe. Pelatihan rutin dan pendampingan UMKM dinilai menjadi solusi agar pelaku usaha mampu bersaing secara sehat.

Selain itu, ia mengingatkan risiko penipuan dan kebocoran data yang masih marak terjadi. Menurutnya, keamanan digital harus menjadi perhatian utama, terutama di tengah meningkatnya transaksi online selama Ramadan.

Edukasi mengenai perlindungan data pribadi dan transaksi aman menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem digital yang sehat.

Melalui program Ramadan Jadi Cuan, pendengar diajak memahami bahwa ekonomi digital di daerah dapat menjadi peluang besar jika diiringi kesiapan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Ramadan tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga kesempatan untuk membangun kemandirian ekonomi berbasis digital bagi masyarakat Lhokseumawe.

Rekomendasi Berita