Strategi UMKM Bertahan di Musim Hujan
- 27 Okt 2025 15:40 WIB
- Lhokseumawe
KBRN,Lhokseumawe: Memasuki musim hujan, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai daerah, termasuk Lhokseumawe, menghadapi tantangan baru dalam mempertahankan usaha. Penurunan jumlah pembeli, gangguan distribusi barang, hingga risiko kerusakan produk menjadi persoalan yang harus dihadapi dengan strategi matang.
Salah satu pelaku UMKM, Satria, pemilik usaha kuliner di kawasan Darussalam, dalam wawancara di siaran SPADA Pro2 RRI Lhokseumawe mengaku omzet usahanya menurun hingga 30 persen setiap musim hujan. “Biasanya pelanggan malas keluar rumah kalau hujan deras. Jadi saya mulai aktif menjual lewat aplikasi pesan antar dan media sosial,” ujarnya, Minggu (27/10/2025).
Selain memanfaatkan platform digital, sejumlah pelaku UMKM juga melakukan inovasi produk dan pelayanan. Misalnya dengan menyediakan kemasan tahan air, diskon ongkir, hingga layanan pesan antar cepat. Langkah ini terbukti membantu menjaga loyalitas pelanggan di tengah cuaca tidak menentu.
Dengan adaptasi dan inovasi yang tepat, UMKM diyakini mampu bertahan bahkan tumbuh di tengah tantangan musim hujan. Seperti disampaikan Satria, “Yang penting tetap kreatif, jangan menyerah. Cuaca boleh berubah, tapi semangat usaha harus tetap panas", Pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....