Kasmiati: Dari Dapur Rumah Menuju Usaha Mandiri
- 20 Okt 2025 20:01 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Kasmiati, seorang owner "Dapur Kasmie " yang dikenal dengan berbagai olahan kue tradisional khas Aceh. Dalam Program Mozaik Indonesia yang disiarkan di Pro 1 RRI Lhokseumawe kali ini, Senin 20/10/2025 pukul 15.00 Wib menghadirkan sosok inspiratif dari kalangan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang berlangsung hangat di studio, Kasmiati berbagi kisah perjuangan dan semangatnya membangun usaha rumahan dari nol hingga bertahan sampai hari ini.
Kasmiati menceritakan bahwa perjalanan usahanya dimulai sekitar sepuluh tahun lalu, ketika ia mulai membuat kue risol dan timpan hanya untuk dijual di lingkungan terdekat. Dukungan suami menjadi salah satu penyemangat besar baginya, karena sang suami turut membantu menjualkan kue ke teman-teman kantornya.

Foto Bersama Setelah Dialog Mozaik Indonesia "OBROLAN UMKM"
“Waktu itu saya hanya iseng membuat risol dan timpan. Suami bantu jual ke teman-temannya, eh ternyata laku, bahkan ada yang pesan lagi dalam jumlah banyak. Dari situ saya mulai percaya diri untuk buka usaha sendiri,” ujar Kasmiati di sela wawancara.
Menariknya, resep awal yang digunakan berasal dari mertuanya, namun Kasmiati tidak berhenti di situ. Ia pernah mencoba berbagai resep dari internet, termasuk dari YouTube, namun hasilnya tidak selalu sesuai harapan. Dari situ, ia menyadari pentingnya ide dan kreativitas sendiri agar cita rasa kue yang dibuat memiliki ciri khas tersendiri.
“Resep dari YouTube banyak, tapi hasilnya belum tentu sama. Kita harus punya kreativitas sendiri supaya kue kita beda dari yang lain,” tambahnya.
Kasmiati juga mengisahkan bagaimana di awal perjalanan usaha, ia melakukan segalanya seorang diri, mulai dari membuat adonan hingga mengantarkan pesanan. Kini, ketika permintaan mulai meningkat, ia sering mengajak tetangga dan anak-anaknya untuk membantu, terutama ketika ada pesanan dalam jumlah banyak.
| Baca juga: Usaha Kue Khas Aceh, Rumah Kue Azlia |
Meski seluruh modal berasal dari dana pribadi, Kasmiati berharap ke depan bisa mendapat bantuan modal usaha, terutama menjelang hari raya, di mana permintaan kue kering meningkat tajam. Ia juga sempat mendapat tawaran dari pihak catering untuk memasak dalam jumlah besar, namun hingga kini masih belum berani menerima pesanan dalam skala besar karena keterbatasan modal, bahan, dan peralatan dapur.
“Kalau ada bantuan modal, tentu saya bisa menambah alat dan bahan. Apalagi menjelang hari raya, pesanan kue kering bisa sampai berlipat. Tapi yang penting, saya terus berusaha dan tidak menyerah,” tutur Kasmiati penuh semangat.
Di tengah persaingan dunia kuliner yang semakin ketat, Kasmiati tetap berkomitmen untuk mempertahankan kualitas rasa dan menjaga kepercayaan pelanggan. Baginya, usaha bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga tentang ketekunan, kejujuran, dan cinta pada apa yang dikerjakan.
“Yang penting tetap semangat, jangan cepat menyerah. Setiap usaha pasti ada tantangannya, tapi kalau kita sungguh-sungguh, rezeki pasti ada jalannya,” tutup Kasmiati optimistis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....