UMKM Kota Lhokseumawe Tembus Pasar Digital

  • 06 Okt 2025 16:43 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Pemerintah Kota Lhokseumawe terus berupaya memperkuat pelaku UMKM agar mampu bersaing di pasar digital. Menurut M. Rizal, M.Si, Kepala Disperindagkop UKM Kota Lhokseumawe, digitalisasi merupakan solusi utama memperluas pasar di tengah keterbatasan geografis.

“Salah satu pasar yang tidak terbatas itu kan di pasar digital sebenarnya,” ujarnya dalam Podcast RRI Lhokseumawe.

Lihat juga: PODCAST: UMKM MELEK DIGITAL BERTAHAN & TUMBUH DI ERA TEKNOLOGI

Berbagai pelatihan digital marketing telah diberikan kepada pelaku UMKM. Pemerintah juga melakukan pendampingan secara aktif, memastikan UMKM benar-benar mampu menjual produknya melalui platform digital.

“Mereka kita dampingi sampai berhasil menjual di platform-platform seperti media sosial dan WhatsApp,” tambah Rizal.

Lebih dari 50 produk UMKM Lhokseumawe kini sudah masuk ke e-commerce. Produk-produk tersebut mencakup makanan, minuman, dan kerajinan tangan yang dikembangkan dengan kreativitas lokal. Ini menjadi capaian yang patut diapresiasi di tengah berbagai keterbatasan.

Rizal menyebutkan bahwa UMKM Center yang telah beroperasi selama dua tahun menjadi garda terdepan dalam mendampingi pelaku usaha.

“UMKM Center membantu pelaku usaha dari segi keuangan, pemasaran, hingga akses informasi,” jelasnya. Pemerintah juga menjembatani kolaborasi dengan kampus dan lembaga keuangan.

Di tengah anggaran yang terbatas, sinergi antara pemerintah dan mitra eksternal menjadi krusial. Rizal menyebut politeknik, Unimal, dan perbankan lokal sebagai mitra strategis dalam penguatan kapasitas UMKM. Dukungan ini menciptakan ekosistem UMKM yang berdaya saing tinggi.

“Jangan hanya menunggu pemerintah. Pelaku UMKM harus rajin mencari informasi dan belajar secara mandiri, sekarang pelaku UMKM yang harus aktif. Jangan menunggu program baru jalan,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....