UMKM Harapkan Pemko Sediakan Banyak Event
- 23 Sep 2025 10:55 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Selama Tiga tahun terakhir, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang beraktifitas di lokasi Ahad Festival di jalan T Hamzah Bendahara Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe tetap bertahan, meskipun stagnan karena kurangnya event keramaian. Hal itu di ungkapkan Perwakilan UMKM Lhokseumawe, Fauzan, dalam Dialog Lhokseumawe Pagi Ini di RRI Lhokseumawe, Selasa 23 September 2025.
Menurutnya, UMKM berharap kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe agar bisa menyelenggarakan berbagai Event keramaian di setiap minggunya di Kota Lhokseumawe, sehingga pelaku UMKM Lhokseumawe bisa lebih bergairah.
“Kami juga berharap kepada Pemerintah Kota Lhokseumae supaya menghidupkan kegiatan Ahad Festival di Kecamatan-kecamatan lain, dan mengaktifkan Galeri UMKM di Meuria Paloh, sehingga semangat UMKM untuk lebih eksis dan lebih berkembang bisa terwujud.”ujarnya.
Ketua Komisioner Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Dr. Damanhur Abbas, LC, MA dalam Dialog yang sama menyebutkan. pihaknya mengakui tidak ada kewenangan untuk melakukan hal tersebut, baik menyediakan lokasi maupun menyelenggarakan berbagai event karena itu adalah wewenang Eksekutif. namun Baitul Mal Kota Lhokseumawe tetap berkontribusi untuk ambil peran dalam pemberdayaan UMKM, seperti baru-baru ini telah membuka pendaftaran untuk pelaku UMKM yang ingin mendapatkan bantuan dari dana Infak.
“Baitul Mal Kota Lhokseumawe sejak Tanggal 17-23 September telah membuka pendaftaran Program Kemaslahatan Umat meliputi bantuan Ekonomi Produktif. Pendaftarannya bisa melalui Online, maupun datang langsung ke Kantor Baitul Mal.”sebutnya.
Sementara itu Anggota DPRK Lhokseumawe, Syahrul, ST, dalam Dialog yang mengangkat tema “Peran Baitul Mal Dalam Pemberdayaan UMKM" tersebut menyebutkan. Lembaga DPRK Kota Lhokseumawe sangat mendukung Program Baitul Mal dalam membantu UMKM. Pihaknya juga menyarankan kepada Sektor UMKM agar bisa mengambil peluang dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Bicara UKMK tidak hanya bicara gerobak ataupun mie caluk. Namun banyak peluang bisnis lain yang bisa di lakukan, seperti contoh di Program MBG, banyak peluang yang bisa diraih oleh pelaku UMKM, seperti contoh menyuplai kebutuhan makanan seperti Tahu, Tempe, Ikan, Buah dan komoditi lainnya yang diperlukan. Bahkan sabun cuci juga sangat dibutuhkan di program tersebut.”terangnya.
Lebih lanjut dikatakan, Lembaga DPRK Lhokseumawe sangat mendukung berkembangnya UMKM di Daerah, namun juga diharapkan pelaku UMKM mampu melihat peluang yang ada untuk meraih kesejahteraan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....