Ngering Mak Ema, Cemilan Rumahan Jadi Usaha Sukses

  • 11 Agt 2025 20:35 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Kreativitas dan ketekunan menjadi kunci perjalanan usaha “Ngering by Mak Ema”, sebuah inovasi camilan kentang kering yang dikemas modern dan lahir dari ide sederhana di dapur rumah.

Nama “Ngering” merupakan singkatan dari Ngemil Ringan (NgeRing), yang tercetus pada masa pandemi COVID-19, Saat itu, aktivitas masyarakat terbatas, dan Bu Ema panggilan akrab dari owner “Ngering by Mak Ema”, lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Untuk mengisi waktu, ia kerap membuat camilan bagi keluarga. Dari kebiasaan ini, muncul gagasan untuk menjadikannya usaha rumahan.

Awalnya, produk ini hanya dinikmati oleh keluarga dekat. Lambat laun, tetangga ikut membeli, hingga kini peminatnya sudah ramai. Bahan-bahan untuk membuat camilan ini sebagian besar didapatkan dari pasar lokal, meski sesekali harus memesan dari luar daerah jika stok di pasar tidak tersedia.

Saat ini, Bu Ema telah mengembangkan delapan jenis produk makanan. Semua diproduksi dengan mempertahankan cita rasa khas rumahan.

Perjalanan usaha ini tentu tidak selalu mulus. “Jatuh bangun itu wajar, tidak langsung jadi. Tapi berkat dukungan keluarga, saya masih bisa bertahan,” ujarnya dalam program Mozaik Indonesia Pro1 RRI Lhokseumawe, Senin (11/8/2025).

Peluang semakin terbuka setelah Bu Ema bergabung dan aktif di jajanan kuliner Ahad Festival, kegiatan ini tidak hanya menambah jejaring dan relasi, tetapi juga sekaligus membuat produknya semakin dikenal luas oleh masyarakat. Ahad Festival adalah sebuah kegiatan yang cetuskan oleh Pemko Lhokseumawe untuk menghimpun seluruh potensi UMKM yang ada di Kota Lhoksemawe.

Untuk memperluas jangkauan, Mak Ema memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Hasilnya, pemesanan datang tidak hanya dari lokal tetapi juga dari luar daerah.

Di akhir perbincangan, Mak Ema menyampaikan pesannya bagi pelaku usaha, “Untuk era sekarang, jangan sia-siakan waktu. Jatuh bangun dalam berusaha itu biasa. Jangan berhenti, terus berusaha sampai berhasil,” tuturnya.

“Ngering by Mak Ema” menjadi contoh bahwa dari dapur sederhana, sebuah ide bisa berkembang menjadi usaha yang bertahan, asalkan dikerjakan dengan tekun dan semangat yang konsisten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....