Es Krim Idola: Sempat Bangkrut Hingga Tolak Ahad Festival
- 24 Jul 2025 12:38 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Es krim 'idola' adalah salah satu es krim putar legendaris di Kota Lhokseumawe. Es krim lokal ini telah ada sejak tahun 2003, dan beralamat di Batuphat Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.
Bermula dari es krim yang dijajakan keliling kampung hingga menjadi kedai es krim dengan inovasi varian rasa. Es krim 'idola' merupakan jenis hard es krim yang dapat bertahan hingga 15 menit tanpa freezer.
Senin (21/7/2025) lalu, owner es krim 'idola', Khairul Abdillah, dalam obrolan UMKM Pro-1 RRI Lhokseumawe, mengisahkan usaha keluarga yang diwariskan turun temurun itu. Bahkan sempat bangkrut, sampai menolak tawaran menjadi anggota tetap Bazar UMKM Ahad Festival.
Bermaksud hendak melebarkan sayap bisnis dari Batuphat ke Kecamatan Banda Sakti yang merupakan pusat Kota Lhokseumawe, namun hanya bertahan enam bulan sebelum akhirnya berujung gulung tikar. "Sungguh ini pelajaran berharga bagi kami sekeluarga", ungkap Khairul mengawali kisahnya saat buka cabang penjualan.
Strategi pemasaran yang kurang tepat, pemilihan lokasi penjualan, marketing yang lemah, dan kurang membuat perhitungan dengan pesaing di sekitarnya. "Ya, dari awal mungkin strategi kita yang buru-buru, terlalu percaya diri, tapi tetap kita paksa eksekusi, akhirnya gagal. Kita bertahan sembilan bulan akhirnya modar", kenang Khairul.
Lokasi tempat berjualan yang awalnya dikira sangat strategis, ternyata menjadi kuburan bagi usaha cabangnya. Berlokasi di Jalan Samudera, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, persis di depan SMP Negeri 5 Lhokseumawe, dan bersebelahan dengan usaha Fotocopy.
Jalan Samudera yang merupakan salah satu lokasi dengan keramaian aktivitas sekolah dan lainnya, justru menjadi lokasi yang paling sepi bagi usaha es krim-nya. "Lokasi yang kita kira sangat strategis dengan ada SMP 5 di depan, ada SD kan, ternyata sangat diluar ekspektasi kita, sepi. Jadi, pendapatan harian itu bisa sangat jauh dengan yang di Batuphat", urainya lagi.
Sekalipun es krim best seller rasa durian dengan campuran daging buah durian asli juga ikut dijajakan pada lokasi tersebut. Namun perputaran penjualan tetap turun ke titik terendah. Apalagi untuk es krim rasa durian ini rentan akan berubah rasa meskipun di simpan full di dalam freezer (kotak pendingin). Sehingga dengan terpaksa harus dibuang.
Padahal waktu itu, es krim 'idola' telah memiliki Base pelanggan tetap yakni warga Kota Lhokseumawe yang memesan es krim ke Batuphat. Hal ini pula yang mendasari usahanya Over Confident (sangat percaya diri) untuk buka cabang di Kota Lhokseumawe. Ternyata belum menjadi jaminan untuk penjualannya laku. Meskipun juga ia telah menyiapkan standing banner di pinggir jalan.
"Namun orang-orang pada enggak notice gitu. Bahkan ada yang datang, masih ngira kedai kita tempat fotocopy bang. Jadi, ada bapak-bapak sambil ngasih KTP, sambil bilang dek tolong fotocopy. Jadi, sampe enggak se-notice itu", ujar Khairul yang membuat gelak tawa Host Pro-1.
Tidak sampai di situ saja, nasib kurang beruntung untuk melebarkan sayap usahanya kembali terulang pada tahun 2022. Pada saat itu, datang tawaran dari Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe dalam hal ini Disperindagkop.
Disperindagkop menawarkan es krim 'idola' untuk menjadi anggota tetap Bazar UMKM Ahad Festival. Namun justru ditolaknya mentah-mentah, karena miss komunikasi.
"Sempat ditawarin juga waktu awal-awal diadakannya Ahad Festival. Saya ditawari tapi mungkin juga saya sedikit salah paham ya, dengan pihak Disperindag. Saya nangkapnya mungkin ini cuman sehari gitu. Jadi, kita harus angkut barang dari Batuphat ke Lhokseumawe, bolak-balik, butuh biaya besar, saya enggak berani gambling. Jadi, saya putuskan ya udah, kita enggak ikut gitu. Saya enggak tau bahwasanya Ahad Festival itu berkesinambungan bahkan sampe sekarang masih jalan. Jadi, kalau di bilang nyesal iya nyesal juga, mungkin saya kurang bertanya, ya kesempatannya jadi hilang", sesal Khairul.
Namun Khairul berkelakar, pihak es krim 'idola' siap untuk meramaikan Ahad Festival kembali jika tawaran itu datang kembali. Bahkan pihaknya juga siap kapanpun jika diikutkan dalam kegiatan Bazar UMKM lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....