Es Krim Lokal: Persaingan Sengit, Bahan Baku Labil
- 22 Jul 2025 17:16 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe: Es krim putar ternyata salah satu produk kuliner asli dalam negeri Indonesia. Ciri khasnya adalah dijual keliling kampung oleh penjualnya, kata Khairul Abdillah, seorang pengusaha es krim Idola asal Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.
Senin (21/7/2025) Khairul, diundang Pro-1 RRI Lhokseumawe untuk menjadi narasumber obrolan UMKM pukul 15.00 WIB. Dia menceritakan bahwa persaingan produk ice cream masa kini semakin beragam. Mulai yang memiliki merek ternama dari jenis soft es krim. Sementara jenis hard es krim seperti es krim putar adalah yang legendaris dari Indonesia.
"Soft es krim adalah jenis es krim yang daya tahannya tidak berlangsung lama. Yaitu paling lama lima menit lalu akan mencair. Sedangkan hard es krim dapat bertahan sampai lima belas menit", jelas Khairul Abdillah.
Menurut Khairul, penjualan es krim belakangan ini menjadi labil, karena fluktuasi harga beli bahan baku di pasaran. Khususnya harga gula pasir murni, tepung terigu, dan juga kelapa parut santan.
Gejolak harga gula pasir, tepung terigu, sampai buah kelapa, dapat menyebabkan harga jual es krim untuk pelanggan ikut naik. "Atau jika kita tidak menaikkan harga ke pelanggan, maka laba atau untung yang kita dapat semakin menipis", ungkap Khairul.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....