Ahad Festival: Ajang UMKM Bangkitkan Semangat Pelaku Usaha
- 28 Jan 2025 17:57 WIB
- Lhokseumawe
KBRN, Lhokseumawe : Ahad Festival menjadi agenda mingguan yang rutin diselenggarakan di Kota Lhokseumawe, menjadi daya tarik masyarakat untuk menikmati beragam produk lokal. Sekaligus memberi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memajukan bisnis mereka.
Dalam siaran Mozaik Indonesia, Obrolan UMKM di Pro1 RRI Lhokseumawe, Senin (27/1/2025), hadir dua pelaku UMKM yang berbagi cerita menarik seputar pengalaman mereka di Ahad Festival. Agnez Octavianty, owner Juragan Seblak, dan Desi Maulina, owner Dapoer Bu Des, mengaku tertarik bergabung di Ahad Festival untuk memperluas jangkauan pelanggan.
“Awalnya pelanggan tahu produk kita cuma dari media sosial. Dengan ikut Ahad Festival, mereka bisa langsung datang, lihat, bahkan beli langsung. Rasanya lebih dekat dengan pembeli,” ungkap Desi
Desi menambahkan, efek bergabung di Ahad Festival terasa langsung pada peningkatan penjualan. “Pendapatan bisa dua kali lipat dibanding jualan di rumah, apalagi kalau ada event-event seru di festival,” katanya.
Namun, di awal, pengalaman pertama kali berjualan membuat sedikit gugup. “Deg-degan banget waktu pertama kali jualan. Tapi lama-lama malah suka. Seru, karena pengunjung nggak cuma belanja, tapi juga bisa sekalian healing,” ujar Agnez sambil tertawa.
Ahad Festival juga memberi pengalaman baru dalam menjalin kebersamaan sesama pelaku UMKM. “Kita jadi saling kenal, saling support. Kebersamaannya kerasa banget. Selain itu, produk kita jadi makin dikenal,” tambah Desi.
Menurut keduanya, makanan ringan dan minuman adalah yang paling banyak diminati di Ahad Festival. Namun, bukan tanpa kendala. Tantangan terbesar adalah saat cuaca tidak mendukung. “Kalau hujan, ya pengunjung pasti sepi. Tapi itu jadi tantangan yang bikin kita makin kreatif,” ujar Desi.
Untuk tetap menarik pelanggan, inovasi terus dilakukan. Baik Agnez maupun Desi berupaya meningkatkan kualitas produk, dari segi penyajian hingga menu yang ditawarkan. “Kami ingin pembeli selalu puas, dan itu butuh usaha konsisten,” tegas Desi
Ada banyak harapan dari pelaku UMKM seperti Agnez dan Desi untuk Ahad Festival. Mereka berharap event-event kreatif terus ditambah, waktu berjualan diperpanjang, dan pengaturan tempat semakin baik. “Semoga Ahad Festival terus berkembang dan makin memotivasi para pelaku UMKM lainnya untuk tetap semangat dan konsisten,” tutup Desi.
Ahad Festival tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga ajang mempererat kebersamaan, meningkatkan inovasi, dan memperkuat daya saing produk lokal. Jadi, jangan lupa mampir ke Ahad Festival berikutnya, ya! Siapa tahu, Anda bisa berjumpa langsung dengan para owner hebat di sana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....