Tips Aman Menyimpan Investasi Emas di Rumah, Bebas dari Pencurian dan Kerusakan

  • 29 Sep 2026 21:04 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Tren investasi logam mulia yang terus diminati masyarakat menuntut kewaspadaan ekstra dalam hal penyimpanan aset. Menyimpan emas batangan maupun perhiasan di rumah memang dinilai lebih praktis dan bebas biaya penitipan, namun risiko yang membayangi tentu lebih tinggi.

Agar investasi Anda tetap aman dari incaran pencuri sekaligus terhindar dari kerusakan fisik yang bisa menurunkan nilai jual, ada sejumlah langkah mitigasi yang penting untuk diterapkan.

Strategi Aman dari Pencurian

Untuk mencegah pencurian, masyarakat diimbau menggunakan brankas (safe box) berkualitas yang setidaknya tahan api (fireproof) dan dilengkapi sistem penguncian ganda. Sangat disarankan agar brankas tersebut dibaut atau ditanam ke lantai dan dinding sehingga tidak bisa dibawa kabur secara utuh.

Selain itu, hindari tempat penyimpanan yang sudah lazim diketahui atau "pasaran", seperti di dalam laci meja rias, lemari pakaian, atau di bawah kasur. Buatlah tempat penyimpanan rahasia yang tidak terduga di sudut rumah.

Bagi Anda yang memiliki emas dalam jumlah lumayan, sangat disarankan untuk memecah lokasi penyimpanan di dua atau tiga titik yang berbeda. Dengan demikian, jika skenario terburuk terjadi, Anda tidak akan kehilangan seluruh aset secara bersamaan. Hal yang tak kalah penting adalah menjaga privasi dengan tidak memamerkan emas di media sosial atau menceritakan lokasi penyimpanannya kepada siapa pun.

Perlindungan dari Kerusakan Fisik

Selain ancaman kriminal, ancaman lain yang kerap diabaikan adalah kerusakan fisik. Emas murni 24 karat memiliki sifat fisik yang sangat lunak, sehingga rentan tergores atau penyok jika tidak ditangani dengan benar.

Untuk emas batangan keluaran terbaru, kepingan emas biasanya sudah dilaminasi menyatu dengan sertifikatnya (Certicard). Pemilik emas diingatkan untuk tidak pernah membuka atau merusak kemasan ini. Jika kemasan rusak, pihak toko atau pabrikan umumnya akan mengenakan potongan harga saat emas tersebut dijual kembali.

Sementara bagi kolektor perhiasan, sangat dianjurkan untuk menggunakan wadah terpisah dan tidak menumpuk perhiasan begitu saja dalam satu kotak demi menghindari goresan permanen akibat gesekan. Bungkuslah perhiasan dengan kantong kain lembut berjenis beludru atau mikrofiber.

Guna menjaga kilau emas, pastikan area penyimpanan terbebas dari paparan zat kimia rumah tangga, parfum, maupun kosmetik. Tambahkan beberapa bungkus silica gel di dalam brankas atau kotak perhiasan agar kondisi udara tetap kering. Langkah ini efektif mencegah perhiasan emas yang memiliki campuran logam lain menjadi kusam akibat kelembapan tinggi.

Apabila koleksi logam mulia Anda terus bertambah dan nilainya sudah sangat besar, mempertimbangkan untuk menyewa Safe Deposit Box (SDB) di bank merupakan langkah yang paling direkomendasikan demi ketenangan pikiran dengan jaminan keamanan berlapis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....