Tumbuhkan dan Bangkitkan Daya Beli dengan Prinsip Syariah
- 22 Sep 2026 13:40 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Penguatan daya beli masyarakat tidak cukup hanya dengan intervensi pasar, melainkan perlu didukung sistem ekonomi yang berkeadilan. Demikian ditegaskan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Lhokseumawe, Ustadz Dr. H. Damanhur Abbas, MA, dalam dialog RRI Lhokseumawe. Beliau mengajak membangun sistem yang menyejahterakan secara merata, bukan menguntungkan segelintir pihak saja.
Ekonomi syariah meletakkan prinsip keadilan dan pemerataan kekayaan sebagai fondasi utama. Melalui zakat, infak, wakaf, dan pembiayaan tanpa riba, kesejahteraan dapat menyebar ke kelompok yang membutuhkan. Kekayaan tidak hanya berputar di kalangan atas, melainkan mengalir merata ke seluruh masyarakat, sehingga lebih banyak warga memiliki kemampuan untuk berbelanja dan ikut menggerakkan ekonomi.
Sektor riil dan UMKM menjadi titik fokus utama. Dengan dukungan permodalan syariah yang bebas riba dan berbasis kemitraan, pelaku usaha dapat tumbuh sehat tanpa beban bunga yang memberatkan. Usaha yang kuat akan menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, dan pada gilirannya memperkuat daya beli masyarakat. Ini adalah siklus ekonomi yang berkelanjutan dan sesuai nilai agama.
Penerapan prinsip halal dan etika juga membangun kepercayaan konsumen. Produk yang bersih, jujur, dan berkualitas akan dibanggakan dan dibeli oleh masyarakat sendiri. Gerakan mencintai produk lokal halal menahan uang tetap berputar di dalam daerah, memperkuat perputaran ekonomi Lhokseumawe, sekaligus membangun identitas ekonomi yang khas dan terpercaya.
Langkah ke depan, sinergi pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat menjadi kunci. Daya beli yang kuat lahir dari kesejahteraan yang merata, dan ekonomi syariah menawarkan jalannya. Bersama-sama membangun perekonomian yang halal, adil, dan produktif, Lhokseumawe akan semakin kokoh berdiri dengan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan bermartabat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....