BI Lhokseumawe Berhasil Mengumpulkan 24.589 Keping Rupiah Logam
- 21 Agt 2026 19:09 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe— Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Lhokseumawe menggelar program JEUMPA LOGAM atau Jemput, Tukar, Putar Kembali dalam rangkaian Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 di Harun, Lhokseumawe,.
Program ini menjadi upaya mendorong uang logam yang tersimpan di masyarakat untuk kembali beredar dan dimanfaatkan dalam transaksi sehari-hari.
Sebanyak 100 masyarakat ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan total 24.589 keping uang logam berhasil ditukarkan. Capaian ini menunjukkan masih besarnya potensi uang logam yang tersimpan di masyarakat, sekaligus menjadi peluang untuk mengoptimalkan kembali pecahan kecil Rupiah dalam mendukung kelancaran transaksi tunai.
Untuk meningkatkan antusiasme, peserta penukaran juga mendapatkan kesempatan mengikuti undian berhadiah berupa smart TV, telepon seluler, sepeda, hingga blender. Melalui JEUMPA LOGAM, Bank Indonesia berharap masyarakat semakin mudah memperoleh pecahan kecil Rupiah sekaligus terbiasa menggunakan dan mengedarkan kembali uang logam dalam aktivitas transaksi.
Selain program penukaran uang logam, rangkaian PQN 2026 juga menjadi momentum peluncuran BI-LSM atau Learning, Sharing, Moving, sebuah platform digital edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Peluncuran dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe bersama Pimpinan Bank Indonesia Lhokseumawe dan dihadiri unsur Forkopimda. Platform ini dirancang untuk menghadirkan edukasi Rupiah secara digital, interaktif, dan lebih dekat dengan perkembangan teknologi, khususnya bagi generasi muda.
KPwBI Lhokseumawe berharap JEUMPA LOGAM dapat memperkuat peredaran kembali uang logam, sementara BI-LSM mampu memperluas edukasi tentang Rupiah kepada masyarakat. Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mendukung ekosistem transaksi yang inklusif dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....