BI Lhokseumawe Ajak Warga Tukarkan Uang Logam di Pekan QRIS 2026
- 14 Agt 2026 19:44 WIB
- Lhokseumawe
LHOKSEUMAWE — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe mengajak masyarakat untuk kembali mengoptimalkan penggunaan uang logam Rupiah melalui program “Jeumpa Logam”, yang menjadi bagian dari rangkaian Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026. Kegiatan bertajuk “Peukan QRIS Meusare Sare” ini akan digelar pada Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 09.00 hingga 15.00 WIB di Harun Convention Hall, Lhokseumawe.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Yudo Herlambang, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya BI mendorong masyarakat untuk mengenali, menggunakan, sekaligus mengembalikan uang logam Rupiah ke dalam aktivitas transaksi. Melalui kampanye “Jemput, Tukar, Putar Kembali”, BI ingin memastikan uang logam yang masih layak dan berlaku sebagai alat pembayaran tidak hanya tersimpan di rumah, tetapi kembali beredar dalam perekonomian.

Dalam program tersebut, masyarakat dapat menukarkan uang logam Rupiah secara gratis tanpa biaya administrasi. Uang logam yang ditukarkan harus merupakan pecahan resmi Rupiah yang masih berlaku sebagai alat pembayaran, dalam kondisi bersih dan memenuhi ketentuan. Proses penukaran akan dilakukan melalui penyortiran dan penghitungan menggunakan Mesin Sortasi Uang Logam (MSUL) di lokasi kegiatan.
Menariknya, BI Lhokseumawe juga menyiapkan apresiasi bagi masyarakat yang berpartisipasi. Setiap penukaran 50 keping uang logam akan mendapatkan satu kupon undian berhadiah. Kupon tersebut akan diundi pada puncak acara PQN 2026 pada 17 Agustus 2026, dengan hadiah menarik berupa satu unit televisi, satu unit telepon seluler, satu unit sepeda, serta dua unit blender.

Yudo berharap program Jeumpa Logam tidak hanya menjadi momentum penukaran uang receh, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa uang logam merupakan bagian penting dari sistem pembayaran nasional. “Uang logam yang kembali beredar akan mendukung kelancaran transaksi masyarakat sekaligus memperkuat kecintaan dan kebanggaan terhadap Rupiah,” demikian semangat utama kampanye BI melalui kegiatan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....