Kurs Rupiah Hari Ini Masih di Kisaran Rp17.900 per Dolar AS

  • 07 Agt 2026 18:27 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih berada di bawah tekanan pada perdagangan Jumat 7 Agustus 2026, Berdasarkan data pasar pada pukul 09.19 WIB, rupiah berada di level Rp17.941 per dolar AS.

Di tengah pergerakan nilai tukar tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru menunjukkan penguatan. IHSG naik 0,45 persen dan berada di level 6.372,55, mencerminkan sentimen positif di pasar saham domestik.

Berdasarkan kurs yang dirilis perbankan nasional, Bank Mandiri menetapkan special rate pembelian dolar AS sebesar Rp17.900 per dolar AS dan penjualan Rp17.930 per dolar AS. Sementara untuk transaksi TT Counter dan bank notes, kurs jual berada di level Rp18.020 per dolar AS.

Di Bank Central Asia (BCA), kurs e-Rate untuk pembelian dolar AS tercatat Rp17.920 per dolar AS, sedangkan kurs penjualan sebesar Rp17.940 per dolar AS. Untuk transaksi melalui TT Counter dan bank notes, kurs jual berada di angka Rp18.020 per dolar AS.

Sementara itu, Bank Negara Indonesia (BNI) menetapkan special rate pembelian dolar AS sebesar Rp17.925 per dolar AS dan penjualan Rp17.955 per dolar AS. Adapun kurs TT Counter dan bank notes untuk penjualan masing-masing berada di kisaran Rp18.040 hingga Rp18.045 per dolar AS.

Perbankan mengingatkan bahwa kurs yang ditampilkan bersifat indikatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar serta waktu pelaksanaan transaksi. Kurs khusus juga umumnya berlaku untuk transaksi dengan nominal tertentu.

Selain itu, transaksi pembelian valuta asing dalam jumlah besar wajib memenuhi ketentuan Bank Indonesia, termasuk penyampaian dokumen underlying sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat maupun pelaku usaha yang akan melakukan transaksi valuta asing diimbau untuk memantau perkembangan kurs secara berkala dan menghubungi bank terkait guna memperoleh informasi nilai tukar terbaru sebelum bertransaksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....