PNL Sulap Kayu Tua Jadi Pundi Negara
- 24 Jun 2026 16:44 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Apa yang selama ini dianggap tak lagi bernilai, ternyata masih mampu memberi manfaat besar bagi negara.
Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) membuktikannya dengan mengoptimalkan kayu hasil peremajaan dan penataan lingkungan kampus melalui Lelang Non Eksekusi Sukarela yang dilaksanakan bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Lhokseumawe.
Melalui proses lelang resmi yang berlangsung secara terbuka dan transparan di platform lelang.go.id, kayu-kayu yang sebelumnya hanya menjadi bagian dari penataan kawasan kampus kini berhasil memberikan nilai ekonomi baru sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum PNL, Dr. Ir. Zamzami, ST., M.Eng., IPM, mengatakan bahwa pengelolaan aset negara tidak hanya sebatas pencatatan dan pemeliharaan, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi institusi dan negara.
Menurutnya, aset yang selama ini dianggap tidak produktif masih memiliki potensi ekonomi jika dikelola secara profesional dan sesuai regulasi. Langkah ini juga menjadi bagian dari penerapan tata kelola yang baik (good governance) dalam pengelolaan aset negara.
Apresiasi juga datang dari KPKNL Lhokseumawe. Pejabat Lelang KPKNL, Angga Rahmazoni, SE, menilai langkah yang dilakukan PNL dapat menjadi contoh bagi instansi lain dalam mengoptimalkan aset yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Lebih dari sekadar proses penjualan, kegiatan ini menjadi simbol perubahan cara pandang terhadap aset negara. Dari batang-batang kayu yang dahulu menaungi lingkungan kampus, kini lahir kontribusi nyata yang mendukung pembangunan pendidikan dan menambah pemasukan negara.
Melalui inovasi ini, PNL berharap dapat menginspirasi institusi pendidikan dan instansi pemerintah lainnya untuk terus menghadirkan terobosan dalam pengelolaan aset sehingga setiap potensi yang dimiliki mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....