Menakar Daya Saing Perbankan Syariah di Era Digital
- 10 Apr 2026 18:04 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Perbankan syariah saat ini tengah menghadapi tantangan besar untuk tetap relevan di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital. Dalam acara bertajuk "Ekonomi Digital" yang disiarkan oleh RRI Lhokseumawe, narasumber Muhammad Syafril Nasution, S.E., M.Si., membedah kondisi terkini industri keuangan Islam. Beliau menekankan pentingnya adaptasi teknologi agar bank syariah tidak tertinggal dari bank konvensional maupun layanan finansial berbasis teknologi lainnya.
Sebagai Dosen Akuntansi Perbankan Islam, Muhammad Syafril menjelaskan bahwa perbankan syariah bukan sekadar alternatif bagi umat Muslim, melainkan sistem yang harus kompetitif secara bisnis. Di studio RRI Lhokseumawe, dipandu oleh presenter Yuna, diskusi ini menyoroti bagaimana inovasi produk digital dapat menjadi kunci utama dalam menarik minat generasi muda yang menginginkan kecepatan dan transparansi.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah mengenai efisiensi operasional. Dengan beralih ke platform digital, bank syariah dapat menekan biaya kantor fisik dan mengalihkan sumber daya untuk memberikan bagi hasil yang lebih kompetitif kepada nasabah. Hal ini menjadi jawaban atas pertanyaan apakah bank syariah masih bisa bersaing secara profitabilitas di masa depan.
Penutup diskusi menekankan bahwa regulasi dan dukungan pemerintah juga memegang peranan penting. Muhammad Syafril berharap adanya integrasi yang lebih kuat antara ekosistem halal dan layanan perbankan syariah digital. Dengan sinergi yang tepat, diharapkan pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia dapat terus tumbuh secara signifikan melampaui angka saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....