Live saat Berjualan: Strategi Pemasaran Efektif atau Sekadar Hobi?
- 11 Agt 2026 17:05 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Aktivitas live saat berjualan kini semakin populer di kalangan pelaku usaha, terutama di era media sosial dan perdagangan digital. Melalui siaran langsung, penjual dapat memperkenalkan produk, menjelaskan keunggulan barang, menjawab pertanyaan calon pembeli, sekaligus membangun interaksi secara langsung. Fenomena ini membuat live selling tidak lagi sekadar aktivitas untuk mengisi waktu luang, tetapi mulai dipandang sebagai salah satu strategi pemasaran yang mampu mendekatkan penjual dengan konsumennya.
Bagi pelaku UMKM, live selling dapat menjadi sarana promosi yang relatif fleksibel dan interaktif. Hal ini dibahas oleh Eghi Poetra dalam live program Muda Kreatif di 95, 2 RRI Pro 2 Fm Lhokseumawe, Selasa 11 Agustus 2026. Benar saja, penjual bisa menunjukkan cara penggunaan produk, memberikan demonstrasi, menawarkan promo khusus, hingga menciptakan suasana belanja yang lebih menarik. Interaksi secara langsung juga memungkinkan penjual memahami kebutuhan konsumen melalui komentar dan pertanyaan yang muncul selama siaran. Semakin komunikatif dan konsisten dilakukan, semakin besar peluang aktivitas tersebut membangun kepercayaan pelanggan.
Namun, tidak semua orang melakukan live hanya untuk mengejar penjualan. Sebagian menjadikannya sebagai hobi, sarana bersosialisasi, atau wadah untuk mengekspresikan kemampuan berbicara di depan kamera. Karena itu, hasil dari live selling sangat bergantung pada tujuan, kualitas konten, konsistensi, serta kemampuan penjual dalam membangun hubungan dengan audiens. Jika dilakukan tanpa perencanaan, live bisa saja hanya menjadi aktivitas rutin tanpa memberikan dampak signifikan terhadap bisnis.
Pada akhirnya, live saat berjualan bisa menjadi strategi pemasaran sekaligus hobi, tergantung bagaimana seseorang memanfaatkannya. Jika memiliki target penjualan, konsep yang jelas, jadwal konsisten, dan evaluasi terhadap respons audiens, live dapat menjadi bagian penting dari strategi bisnis. Sebaliknya, jika dilakukan sekadar untuk bersenang-senang, aktivitas tersebut tetap memiliki manfaat sebagai sarana membangun kepercayaan diri dan komunitas. Kuncinya adalah menjadikan setiap sesi live memiliki tujuan yang jelas, sehingga waktu yang digunakan dapat memberikan nilai bagi penjual maupun penonton.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....