Waspada Modus Penipuan Mengatasnamakan Taspen Lhokseumawe

  • 06 Mei 2026 15:56 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe — PT Taspen (Persero) mengingatkan seluruh peserta, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Taspen maupun pejabat dan karyawannya.

Peringatan ini disampaikan menyusul maraknya upaya penipuan dengan berbagai cara, mulai dari phishing melalui email, SMS, hingga WhatsApp yang berisi tautan berbahaya untuk mencuri data pribadi. Selain itu, terdapat pula modus spoofing berupa pesan palsu yang menawarkan bonus, kenaikan gaji, hingga dividen.

Tak hanya itu, pelaku juga kerap menyamar sebagai pegawai Taspen untuk meminta data rahasia atau mengarahkan korban ke tautan mencurigakan. Modus lainnya adalah penipuan rekrutmen yang meminta biaya pendaftaran, padahal seluruh proses rekrutmen resmi Taspen tidak dipungut biaya.

Branch Manager PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Lhokseumawe, Muhammad Aldian, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta data pribadi peserta maupun pembayaran dalam bentuk apa pun melalui saluran komunikasi tidak resmi.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap informasi yang diterima melalui email, SMS, WhatsApp, atau saluran lainnya yang mengatasnamakan Taspen. Kami tegaskan bahwa Taspen tidak pernah meminta informasi pribadi atau pembayaran dalam bentuk apa pun,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai oknum yang meminta verifikasi melalui unduhan aplikasi tertentu yang tidak jelas sumbernya.

Untuk memastikan keakuratan informasi, peserta diminta hanya mengacu pada kanal resmi Taspen, seperti website resmi, call center, email resmi, serta media sosial yang telah terverifikasi. Jika menerima pesan mencurigakan, masyarakat diminta untuk mengabaikan, tidak memberikan data pribadi, serta tidak melakukan transaksi apa pun.

Muhammad Aldian menambahkan, setiap dugaan penipuan dapat segera dilaporkan melalui call center Taspen di 1500919 atau email resmi pengaduan.

Sebagai bentuk komitmen dalam melindungi data peserta, Taspen juga telah menerapkan standar keamanan informasi internasional melalui sertifikasi ISO/IEC 27001:2013, yang mencakup perlindungan data dalam berbagai layanan digital seperti Taspen Online Service, Andal by Taspen, Simgaji, dan TDES.

Melalui langkah ini, Taspen terus memperkuat pengawasan serta memastikan seluruh informasi yang diterima peserta berasal dari sumber resmi dan terpercaya. Masyarakat pun diimbau untuk selalu waspada dan melakukan verifikasi agar tidak menjadi korban penipuan yang merugikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....