H&M Tutup 160 Toko pada 2026, Pergeseran ke Digital Sejalan Tren Global Ritel

  • 09 Apr 2026 20:27 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Jakarta - Perusahaan ritel fesyen asal Swedia, H&M, berencana menutup sekitar 160 toko secara global pada 2026 sebagai bagian dari strategi efisiensi dan penguatan kanal digital.

Langkah ini dilakukan di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin beralih ke belanja online. Perusahaan juga menekankan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari optimalisasi bisnis, bukan indikasi penurunan kinerja secara menyeluruh.

Dalam kajian Manajemen Ritel, transformasi dari toko fisik ke platform digital telah menjadi tren utama dalam industri fesyen global. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan e-commerce secara signifikan mengurangi ketergantungan pada toko fisik, terutama di pasar urban.

Studi dalam E-commerce menemukan bahwa peningkatan penetrasi internet dan perubahan preferensi konsumen mendorong perusahaan ritel untuk mengadopsi model omnichannel, yaitu integrasi antara toko fisik dan digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan.

Selain itu, riset yang dipublikasikan dalam jurnal seperti Journal of Retailing and Consumer Services menunjukkan bahwa penutupan toko fisik sering kali merupakan bagian dari strategi restrukturisasi untuk mengurangi biaya tetap dan meningkatkan profitabilitas jangka panjang.

Penelitian lain dalam International Journal of Retail & Distribution Management juga mencatat bahwa perusahaan ritel global cenderung mempertahankan toko flagship di lokasi strategis, sambil menutup gerai dengan performa rendah—pola yang sejalan dengan langkah yang diambil oleh H&M.

Pengamat industri menilai, strategi ini mencerminkan pergeseran struktural dalam industri ritel, di mana digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk bertahan di tengah persaingan global.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai toko mana saja yang akan terdampak kebijakan tersebut, termasuk di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....