Penjualan Sprei Ramadhan Tahun Ini Menurun

  • 27 Feb 2026 10:25 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Suasana Ramadhan tahun ini terasa berbeda bagi para pedagang perlengkapan rumah tangga di kawasan Jalan Gudang, Kota Lhokseumawe. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, penjualan sprei dan bed cover mengalami penurunan yang cukup terasa.

Tina, penjaga toko sprei di kawasan Jalan Gudang, Lhokseumawe, mengatakan bahwa Ramadhan tahun sebelumnya jauh lebih ramai dibandingkan tahun ini. “Kalau Ramadhan tahun kemarin, penjualan sprei rame. Tapi tahun ini menurun. Mungkin nanti masuk tanggal 15 ke atas baru mulai ramai orang,” ujarnya.Jumat 27 Pebruari 2026.

Menurutnya, saat ini tetap ada pembeli yang datang, namun jumlahnya tidak sebanyak tahun lalu. Sebagian masyarakat tampak masih menahan belanja dan biasanya peningkatan penjualan baru terasa saat pertengahan hingga akhir Ramadhan.

Untuk jenis bahan, Tina menjelaskan bahwa konsumen lebih banyak memilih katun star karena dianggap lebih nyaman dan harganya terjangkau. Selain itu, tersedia juga bahan embos dengan kualitas standar, hingga katun Jepang yang teksturnya lebih halus. Di tokonya tersedia beragam pilihan bahan, mulai dari embos hingga king koil.

Dari segi harga, sprei dijual mulai Rp100 ribu hingga Rp1 jutaan, tergantung bahan dan kualitasnya. Sementara untuk bed cover, harga berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp2,6 juta.

Meski penjualan masih cenderung sepi di awal Ramadhan, Tina tetap optimistis pembeli akan meningkat menjelang Lebaran, sebagaimana tren pada tahun-tahun sebelumnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....