Harga Jengkol di Batu Enam Turun, Petani Tunda Panen

  • 18 Feb 2026 11:44 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Aceh Utara-Harga jengkol di Desa Batu Enam, Kecamatan Simpang Kramat, Kabupaten Aceh Utara, mengalami penurunan menjelang bulan puasa. Jika sebelumnya harga jual di tingkat petani mencapai Rp5.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp4.000 per kilogram. Kondisi ini membuat banyak petani memilih menunda panen.

Salah seorang petani setempat Hamdani menyebutkan, turunnya harga cukup berdampak terhadap pendapatan mereka. Apalagi harga tersebut belum termasuk ongkos panen yang biasanya mencapai Rp1.500 per kilogram. Dengan kondisi itu, keuntungan yang diperoleh petani menjadi sangat kecil.

“Kalau dihitung dengan biaya panen, hampir tidak ada sisa. Bahkan bisa rugi kalau harga terus turun,” ujar seorang petani di Desa Batu Enam Hamdani, Selasa 18 februari 2026.

Penurunan harga ini diduga karena menurunnya minat masyarakat menjelang meugang puasa. Biasanya, menjelang tradisi meugang, permintaan sejumlah bahan pangan meningkat. Namun untuk jengkol, permintaan justru terlihat lesu dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sejumlah pedagang juga mengakui daya beli masyarakat cenderung menurun. Mereka mengatakan pasokan jengkol dari petani cukup banyak, sementara pembeli tidak seramai biasanya, sehingga harga di tingkat petani ikut tertekan.

Para petani berharap harga dapat kembali stabil menjelang Ramadan agar mereka bisa segera melakukan panen. Mereka juga berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk membantu menjaga kestabilan harga hasil pertanian di wilayah tersebut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....