Kerupuk Melinjo Asal Pidie Laris Manis di Lhokseumawe,

  • 16 Feb 2026 11:07 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Lhokseumawe - Menjelang bulan suci Ramadan, permintaan kerupuk melinjo (emping) asal Kabupaten Pidie mulai mengalami peningkatan di Kota Lhokseumawe. Sejumlah pedagang di pasar tradisional mengaku penjualan mulai membaik dalam sepekan terakhir seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat untuk persiapan puasa.

Salah seorang pedagang Pasar Kota, Zulkarnaini, mengatakan bahwa kerupuk melinjo dengan mutu bagus kini dijual dengan harga mencapai Rp130.000 per kilogram. Harga tersebut berlaku untuk kualitas terbaik yang banyak diminati pembeli karena rasa yang gurih dan teksturnya yang renyah saat digoreng.

“Kalau untuk kualitas bagus sekarang sudah Rp130.000. Biasanya menjelang puasa memang naik karena permintaan meningkat,” ujar Zulkarnaini saat ditemui di lapaknya, Senin 16 Pebruari 2026.

Menurutnya, kenaikan harga terjadi secara bertahap mengikuti pasokan dari daerah asal. Kerupuk melinjo dari Pidie dikenal memiliki kualitas lebih baik dibandingkan produk dari daerah lain, sehingga tetap menjadi pilihan utama masyarakat meski harganya relatif lebih tinggi.

Para pedagang memperkirakan permintaan akan terus meningkat mendekati Ramadan. Kerupuk melinjo menjadi salah satu pelengkap hidangan berbuka puasa, sehingga banyak warga yang mulai membelinya lebih awal untuk persediaan selama bulan suci.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....